Jurus Mengatur Keuangan agar Tetap Aman bagi Pekerja Terkena PHK
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Badai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di Indonesia semakin dahsyat. Jumlah karyawan yang kehilangan pekerjaan diperkirakan masih akan terus meningkat mengingat kondisi ekonomi masih sulit.
Bagi karyawan, risiko PHK selalu ada. Tentu, tidak seorang pun yang ingin kehilangan sumber penghasilannya. Jika Anda menghadapi kenyataan pahit tersebut, wajar jika merasa terkejut dan bingung harus berbuat apa.
Namun, kehilangan pekerjaan bukanlah akhir dunia. Penting untuk segera bangkit dan mencari solusi terbaik, terutama dalam menjaga kondisi finansial.
Meskipun Anda menerima uang pesangon yang cukup, kehilangan pekerjaan tetao berdampak buruk pada kesehatan keuangan rumah tangga, terutama jika Anda masih memiliki banyak cicilan utang.
Oleh karena itu, perlu melakukan langkah-langkah agar keuangan tetap sehat. Dikutip dari sejumlah sumber, Jumat (9/8/2024), berikut sejumlah jurus keuangan agar tetap aman saat terkena PHK:
1. Hitung Kebutuhan Hidup Utama
Langkah pertama adalah menghitung pengeluaran wajib bulanan Anda. Fokuslah pada kebutuhan yang tidak bisa ditunda, seperti belanja rumah tangga, biaya sekolah anak, cicilan kredit pemilikan rumah (KPR), cicilan kartu kredit, dan cicilan utang lainnya. Dengan mengetahui total kebutuhan hidup utama, Anda bisa mengatur strategi pengamanan yang tepat.


















