Investasi Pusat Data AI Buka Peluang Kerja Baru, 15.000 Insinyur Indonesia Disiapkan
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Meningkatnya investasi pusat data berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di Indonesia diperkirakan akan membuka ribuan lapangan kerja baru di sektor teknologi. Pemerintah menyebut sekitar 15.000 insinyur Indonesia akan dilatih dan direkrut untuk mendukung pengembangan industri semikonduktor, chip, hingga pusat data AI.
Program tersebut merupakan bagian dari pengembangan ekosistem teknologi yang melibatkan Arm Ltd, Nvidia, dan Danantara. Kehadiran perusahaan-perusahaan teknologi global tersebut dinilai menjadi peluang bagi Indonesia untuk memperkuat daya saing sumber daya manusia (SDM) di bidang teknologi tinggi.


















