Prabowo Subianto saat menjadi Menhan meninjau fasilitas produksi Divisi Munisi PT Pindad. Foto: Dok Pindad
JAKARTA, (ERAKINI) - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir melakukan perombakan direksi dan komisaris sejumlah perusahaan pelat merah top selama dua bulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Terbaru, Erick Thohir merombak susunan direksi dan manajemen sejumlah perusahaan yang bergerak di bidang .
Perombakan itu dilakukan Menteri BUMN sejak Senin, 16 Desember 2024. Erick Thohir merombak jajaran direksi dan komisaris empat perusahaan industri pertahanan yang bernaung di bawah PT Len Industri (Persero) sebagai induk dari DEFEND ID, yakni PT Pindad, PT Dirgantara Indonesia, PT PAL Indonesia, dan PT Dahana.
Menurut Erick, perombakan ini bertujuan untuk memperkuat kinerja dan efisiensi operasional perusahaan yang bergerak di bidang industri pertahanan. Langkah ini untuk memastikan kinerja yang lebih profesional dan efisien di perusahaan-perusahaan milik negara.
“Direksi yang saat ini dipercaya untuk memimpin perusahaan-perusahaan milik negara ini kami yakini dapat bekerja secara profesional dan transparan. Kami juga terus menekan efisiensi untuk memastikan keberlanjutan kinerja yang positif, ungkap Erick Thohir.
Berikut daftar direksi dan komisarisBUMN yang mengalami perombakan selama dua bulan terakhir:
1. PT Pindad (Persero)
Menteri BUMN melakukan perombakan direksi dan komisaris PT Pindad sebagaimana tertuang dalam SK Menteri BUMN Nomor: SK-300/MBU/12/2024 dan Direktur Utama Perusahaan Perseroan (Persero) PT Len Industri selaku Pemegang Saham PT Pindad Nomor: 009/KRUPS/LEN-PINDAD/XII/2024 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Komisaris PT Pindad.
Erick mengangkat Sigit P Santosa sebagai Direktur Utama, menggantikan Abraham Mose. Selain itu, Budhiarto dan Atih Nurhayati juga diberhentikan dari posisi Direktur Produksi dan Direktur Komersial. Saat ini Hera Rosmiati menduduki posisi Direktur Produksi, Budhiarto sebagai Direktur Komersial, dan Prima Kharisma sebagai Direktur Teknologi dan Pengembangan.
Di jajaran komisaris, Kementerian BUMN dan PT Len Industri memberhentikan dengan hormat Agus Andrianto sebagai Wakil Komisaris Utama, Anto Mukti Putranto sebagai Komisaris Independen, Widhioseno sebagai Komisaris, dan Alexandra Retno Wulan sebagai Komisaris Independen. Sebagai gantinya, mengangkat Ahmad Dofiri sebagai Wakil Komisaris Utama ex oficio, Akhmad Syahroza sebagai Komisaris, Abraham Mose selaku Komisaris, dan Surawahadi sebagai Komisaris Independen.
Berikut susunan terbaru direksi PT Pindad:
Direktur Utama: Sigit P Santosa
Direktur Teknologi dan Pengembangan: Prima Kharisma
Direktur Produksi: Hera Rosmiati
Direktur Keuangan, Manajemen Risiko, dan SDM: Kemal Sudiro
Direktur Komersial: Budhiarto
Susunan Komisaris: Komisaris Utama:Jenderal TNI Maruli Simanjuntak (KSAD)
Wakil Komisaris Utama: Komjen Pol Ahmad Dofiri Komisaris Independen: Mayjen TNI (Purn) Surawahadi Komisaris Independen: Arlan Septia Komisaris: Prof Akhmad Syakhroza Komisaris: Abraham Mose
2. PT Dirgantara Indonesia (PTDI)
PT Dirgantara Indonesia, yang merupakan bagian dari holding Defend ID, juga mengalami perubahan besar. KSAU Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono diangkat sebagai Komisaris Utama menggantikan Marsekal (Purn) Fadjar Prasetyo. Posisi Komisaris juga diisi oleh Marsekal Muda TNI Oki Yanuar.
Selain itu, dua posisi Direktur juga mengalami perubahan. Dena Hendriana diangkat sebagai Direktur Produksi, menggantikan Batara Silaban. Sementara Dhias Widhiyati menjadi Direktur Keuangan, Manajemen Risiko & SDM menggantikan Megy Sismandany. Perombakan jajaran komisaris dan direksi ini tertuang dalam Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor : SK-303/MBU/12/2024 dan Surat Keputusan Direktur Utama LEN Nomor : 012/KRUPS/LEN-PTDI/XII/2024.
Berikut susunan terbaru direksiPTDI:
Direktur Utama: Marsda TNI (Purn) Gita Amperiawan
Direktur Niaga, Teknologi dan Pengembangan: Moh Arif Faisal
Direktur Keuangan, Manajemen Risiko, dan SDM: Dhias Widhiyati
Direktur Produksi: Dena Hendriana
3. PT PAL Indonesia
Perombakan direksi dan komisaris juga terjadi di PT PAL Indonesia setelah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan berdasarkan Surat Keputusan Menteri BUMN No. SK-298/MBU/12/2024. Dalam keputusan tersebut, Willgo Zainar dan Satriyo Bintoro diberhentikan dari jabatannya sebagai Direktur Pemasaran dan Direktur Produksi.
Sebagai pengganti, Wiyono Kumojoyo diangkat sebagai Direktur Pemasaran, Diana Rosa sebagai Direktur Produksi, dan Briljan Gazalba sebagai Direktur Teknologi. Kaharuddin Djenod tetap menjabat sebagai Direktur Utama, meskipun kini juga menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BP Danantara). Perusahaan juga mengubah susunan Dewan Komisaris, dengan Muhammad Ali diangkat sebagai Komisaris Utama dan Tri Harsono sebagai Komisaris Independen.
Berikut susunan terbaru direksiPT PAL Indonesia:
Direktur Utama: Kaharuddin Djenod
Direktur Pemasaran: Wiyono Kumojoyo
Direktur Produksi: Diana Rossa
Direktur Teknologi: Briljan Gazalba
Direktur Keuangan, Manajemen Risiko dan SDM: Pramusti Indrascaryo
4. PT Dahana
Erick Thohir juga merombak susunan direksi dan komisaris PT Dahana, perusahaan BUMN yang memproduksi bahan peledak dan energi tinggi. Perombakan ini tertuang dalam Surat Keputusan Menteri BUMN dan Direktur Utama Perusahaan Perseroan (Persero) PT Len Industri selaku para pemegang saham PT Dahana tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Dewan Komisaris dengan Nomor SK-306/MBU/12/2024 dan Anggota-Anggota Dewan Direksi PT Dahana dengan Nomor SK-304/MBU/12/2024.
Dalam susunan manajemen terbaru, pemegang saham mengangkat Hary Irmawan sebagai Direktur Utama menggantikan Syaifuddin dan Mohammad Nur Soddiq selaku Direktur Keuangan, Manajemen Risiko, dan SDM pengganti Ahyanizzaman. Di posisi Direktur Operasi dipercayakan kepada Abdul Haris Atbaro.
Kemudian, Suhendra Yusuf Ratuprawiranegara yang sebelumnya mengisi Direktur Teknologi dan Pengembangan kini digantikan Yusep Nugraha. Di jajaran komisaris, Erick menunjuk Wildan Widarman dan Rusdianto sebagai komisaris, menggantikan Rina Moreta.
Berikut susunan direksi terbaru PT Dahana:
Direktur Utama: Hary Irmawan
Direktur Keuangan, Manajemen Risiko dan SDM: Mohammad Nur Sodiq
Direktur Teknologi dan Pengembangan: Yusep Nugraha
Direktur Operasi: Abdul Haris Atbaro.
5. PT Krakatau Steel (Persero) Tbk BUMN yang bergerak di bidang produksi baja juga mengalami perubahan direksi dan komisaris.
Menteri BUMN mengangkat Muhamad Akbar sebagai Direktur Utama PT Krakatau Steel secara definitif melalui keputusan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).
Sebelumnya, Akbar menjabat sebagai Direktur Komersial Krakatau Steel dan memiliki pengalaman luas, termasuk sebagai Direktur Utama PT Krakatau Bandar Samudera (PT KBS). Selain Akbar, Kementerian BUMN juga mengangkat Wilgo Zainar sebagai Komisaris Independen. Sementara itu, Utomo Nugroho diangkat sebagai Direktur Infrastruktur dan Operasi, dan Hernowo sebagai Direktur Komersial, Pengembangan Usaha, dan Portofolio.
Berikut susunan terbaru direksi PT Krakatau Steel:
Direktur Utama: Muhamad Akbar
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Tardi
Direktur Komersial, Pengembangan Usaha, & Portofolio: Hernowo
Direktur Infrastruktur dan Operasi: Utomo Nugroho
Direktur Sumber Daya Manusia: Agus Nizar Vidiansyah
6. PT Pertamina (Persero)
Erick Thohir terlebih dahulu merombak jajaran direksi dan komisaris PT Pertamina pada awal November lalu. Simon Aloysius Mantiri yang semula menjabat Komisaris Utama ditunjuk menjadi Direktur Utama menggantikan Nicke Widyawati. Keputusan ini diambil melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 4 November 2024.
Sedangkan posisi Komisaris Utama yang ditinggalkan oleh Simon diisi oleh Mochamad Iriawan, mantan Ketua Umum PSSI. Perubahan personalia ini juga menunjuk Dony Oskaria sebagai Wakil Komisaris Utama, dan Raden Adjeng Sondaryani sebagai Komisaris Independen.
Berikut susunan terbaru direksi Garuda Indonesia:
Direktur Utama: Simon Aloysius Mantiri
Wakil Direktur Utama: Wiko Migantoro
Direktur Manajemen Risiko: Ahmad Siddik Badruddin
Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha: A Salyadi Dariah Saputra
Direktur Logistik dan Infrastruktur: Alfian Nasution
Direktur Keuangan: Emma Sri Martini
Direktur Penunjang Bisnis: Erry Widiastono
Direktur Sumber Daya Manusia: M Erry Sugiharto
7. PT Garuda Indonesia
Manajemen Garuda Indonesia juga mengalami perubahan pada pertengahan November lalu. Wamildan Tsani Panjaitan, yang sebelumnya menjabat sebagai Plt Direktur Utama Lion Air,diangkat menjadi Direktur Utama Garuda Indonesia. Selain itu, susunan Komisaris Garuda Indonesia juga mengalami perombakan, dimana Fadjar Prasetyo diangkat sebagai Komisaris Utama yang merangkap Komisaris Independen.
Berikut susunan terbaru direksi Garuda Indonesia:
Direktur Utama: Wamildan Tsani Panjaitan
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Prasetio
Direktur Niaga: Ade R Susardi
Direktur Operasi: Tumpal Manumpak Hutapea
Direktur Teknik: Rahmat Hanafi
Direktur Human Capital & Corporate Service: Enny Kristiani