Laba Tambang Nikel Melejit 758 Persen di Semester I-2025
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - PT Adhi Kartiko Pratama Tbk (NICE), emiten pertambangan nikel, membukukan lonjakan laba signifikan pada semester pertama tahun 2025.
Dilansir dari situs resmi Emiten pada Kamis (7/8/2025), laba bersih perseroan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat melonjak 758,5 persen menjadi Rp94,10 miliar dari sebelumnya Rp10,96 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Kinerja impresif ini ditopang oleh kenaikan pendapatan yang mencapai 100 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), dari Rp238,88 miliar menjadi Rp478,14 miliar per 30 Juni 2025. Sejalan dengan itu, beban pokok pendapatan naik 70,8 persen menjadi Rp345,26 miliar dari Rp202,15 miliar.
Meski beban pokok meningkat, perseroan mampu mencatatkan kenaikan laba kotor sebesar 261,9 persen menjadi Rp132,87 miliar, dibandingkan Rp36,72 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Margin keuntungan pun tercatat membaik.
Dari sisi operasional, laba sebelum pajak (EBITDA) perusahaan turut mengalami lonjakan hingga 507 persen menjadi Rp123,77 miliar dari sebelumnya Rp20,39 miliar.
Kinerja keuangan tersebut turut berdampak pada struktur neraca perseroan. Jumlah liabilitas meningkat 15,6 persen menjadi Rp270,77 miliar dari posisi per akhir Desember 2024 yang sebesar Rp234,33 miliar. Sementara itu, total aset perusahaan tumbuh 31,9 persen menjadi Rp539,55 miliar dari Rp409,01 miliar.

















