5 Merek Terkenal di Indonesia yang Sering Dikira Lokal, Ternyata Produk Impor
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Setiap individu yang hidup di dunia sudah pasti membutuhkan sandang, pangan dan papan serta kebutuhan lain untuk menunjang gaya hidup serta keperluan rumah tangganya. Beruntung di era modern seperti saat ini, banyak sekali perusahaan yang sudah memproduksi kebutuhan keseharian masyarakat seperti deterjen untuk mencuci hingga minyak goreng untuk makan.
Di Indonesia, terdapat banyak produk kebutuhan harian masyarakat yang telah melegenda–saking lamanya digunakan oleh masyarakat. Produk itu antara lain deterjen, sepatu, sabun, shampoo hingga margarin.
Saking seringnya menggunakan merek deterjen hingga margarin tersebut, produk tersebut sering dikira dibuat di dalam negeri (produk lokal). Ternyata, produk tersebut dibuat di luar negeri alias impor.
Berikut ini 5 merek yang sering dikira produk lokal:
1. Rinso (Inggris, diperkenalkan 1908)
Dilansir dari situs resminya pada Minggu (2/2/2025), Rinso merupakan merek sabun cuci atau deterjen yang dimiliki oleh Unilever. Selain di Indonesia, Rinso telah menjadi merek ikonik di Australia, Turki, Selandia Baru, Inggris, dan Amerika Serikat.
Merek ini pertama kali diciptakan oleh Robert S. Hudson dengan nama Hudson's Soap, sebelum dijual kepada Lever Brothers pada tahun 1908, yang kemudian bergabung dengan Unilever.


















