Warga berfoto di depan kereta cepat setibanya di Stasiun Kereta Cepat Halim, Jakarta, Sabtu (16/9/2023). PT KCIC mengajak warga sekitar Stasiun Tegalluar untuk menjajal Kereta Cepat Jakarta Bandung menuju Stasiun Halim sebelum diresmikan dan dioperasikan secara penuh pada 1 Oktober mendatang. (Foto: Antara/Raisan Al Farisi/foc)
JAKARTA, (ERAKINI) – Namanya ‘Whoosh’. Begitulah kiranya nama yang akan disandangkan pada Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyampaikan, identitas jenama atau merek Kereta Cepat Jakarta-Bandung ‘’ telah melalui sayembara yang dilakukan oleh tim penilai.
"Atas arahan Bapak Presiden Joko Widodo, kita perlu memberikan identitas jenama atau identitas merek atau branding, yang mencerminkan nilai-nilai dari kereta api cepat yang menjadi prestasi dan kebanggaan Indonesia," ujar Menhub dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Jumat (22/9/2023).
Menhub mengungkapkan bahwa sayembara untuk penentuan nama kereta tersebut diselenggarakan dengan tim penilai yang diketuai oleh Triawan Munaf sejak bulan Juli 2023 lalu. Sementara yang menjadi tim pengarah sayembara ini yaitu Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menhub Budi Karya Sumadi.
Adapun filosofi ‘Whoosh’ berasal dari suara lesatan kereta cepat yang awam diucapkan, baik oleh masyarakat Indonesia maupun internasional. Nama tersebut dinilai juga sesuai dengan penggambaran kereta cepat yang saat ini menjadi yang tercepat di Asia Tenggara.
Di samping itu, ‘Whoosh’ juga merupakan singkatan dari ‘Waktu Hemat, Operasi Optimal, Sistem Handal’ yang menjadi identitas kereta cepat.
Sayembara ini diikuti 10 agensi terpilih yang telah memiliki pengalaman dan rekam jejak yang baik.
“Dari 10 kandidat, akhirnya didapat tiga finalis karya terbaik yang nantinya akan kembali dinilai untuk dipilih satu karya yang paling terbaik,” ucap Menhub.
Nama Whoosh ini, diharapkan Menhub, bisa makin meningkatkan kecintaan dan kebanggaan terhadap kereta cepat, yang akan membawa peradaban baru, serta menjadikan Indonesia semakin diperhitungkan dunia dan akan mendukung terwujudnya visi misi Indonesia Emas di Tahun 20245.
Ketua Tim Panel Sayembara Desain Identitas Jenama Kereta Api Cepat Indonesia Triawan Munaf, pada kesempatan yang sama, mengungkapkan bahwa pemberian jenama atau branding sudah menjadi kebutuhan dalam setiap program atau produk yang diluncurkan baik oleh pemerintah maupun non-pemerintah.
Sebagai contohnya yaitu pembuatan desain logo pada peringatan HUT Kemerdekaan RI, perhelatan Asian Games, dan Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Sekarang kita memiliki kereta cepat yang perlu diberikan jenama yang sesuai, agar semakin populer dan disukai masyarakat. Dan sekarang kita semua sudah memiliki sebutan untuk kereta cepat, bukan lagi naik KCIC atau KCJB, tapi naik Whoosh," ujar Triawan.
Menurutnya, 3 desain jenama terbaik yaitu berasal dari agensi Visious Studio, Ou Creative, dan Feat. Untuk dapat melihat karya-karya terbaik dari para desainer jenama kereta cepat, masyarakat dapat mengaksesnya di situs kcic.co.id/jenamakeretaapicepat/.
Adapun sejumlah pihak yang terlibat dalam sayembara ini yaitu Kemensetneg, Kemenkomarves, Kemenhub, dan Kementerian BUMN, KCIC, KAI, Telkomsel, In Journey, Asosiasi Desainer Grafis Indonesia, dan Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia. (ant)