Menaker Sebut UMKM Dalam Negeri Sumbang Rp 8.573 Triliun terhadap PDB
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA,(ERAKINI)-Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyatakan bahwa sektor UMKM di dalam negeri memiliki kontribusi luar biasa terhadap perekonomian Indonesia. Jumlahnya mencapai Rp 8.573 triliun sumbangan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di 2021.
“Tahun 2021 jumlah sumbangan terhadap Produk Domestik Bruto mencapai Rp 8.573 triliun,” kata Menaker Ida Fauziyah saat kunjungan kerja di Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (29/8/2023).
Karena itu, menurut Ida, kunci bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) agar bisa naik kelas atau memperbesar skala usaha yaitu dengan penguatan literasi digital.
"Penggunaan teknologi seperti handphone, kebanyakan masih dipergunakan untuk media sosial, sedikit sekali angkanya yang dipergunakan untuk pengembangan UMKM," kata Ida.
Ida menjelaskan, berdasarkan data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) jumlah UMKM di Indonesia pada 2021 mencapai 64,2 juta yang memberikan kontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja yang sangat besar.
Menurutnya, kontribusi UMKM di Indonesia mampu menyerap 97 persen dari total tenaga kerja yang ada, serta mampu menghimpun hingga 60,4 persen dari total investasi. Namun, masih ada catatan untuk menumbuhkan UMKM dengan baik.
"Kita masih memiliki beberapa catatan yang masih harus terus kita upayakan agar mereka tumbuh dengan baik," tuturnya.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini menilai, salah satu tantangan yang dihadapi oleh pelaku usaha skala mikro tersebut, yakni akses terhadap keuangan masih rendah, kemampuan untuk melakukan promosi, serta pemanfaatan teknologi juga masih belum optimal.


















