Workshop Communique ASEAN AHEC Bahas 3 Isu Penting 38 Perguruan Tinggi
Akhmad Baihaqi Arsyad
KOTA BOGOR, (ERAKINI) - Rektor IPB University Arif Satria menerangkan bahwa dalam rangkaian agenda keketuaan Indonesia di ASEAN, Workshop Communique ASEAN Higher Education Conference (AHEC) telah membahas tiga isu penting yang strategis ke depan.
“Tiga isu tersebut adalah inovasi dan transformasi digital, konektivitas industri dengan universitas dan respon keamanan pangan terhadap perubahan iklim,” kata Arif Satria di Kota Bogor, Minggu (6/8/2023).
Arif mengatakan, yang pertama Ini respons terhadap distrupsi, policy dan revolusi industri 4.0 hadir dalam pemikiran inovasi dan transformasi digital.
“Yang kedua, tentang konektivitas industri, kampus juga harus memberi sumbangan bagi tumbuh industri di ASEAN. Sebanyak 38 universitas dalam negeri berharap ke depan tidak ada yang tidak selaras antara industri dengan universitas,” kata Arif melanjutkan.
Pemikiran itu, menurutnya, akan dibawa melalui buku Communique AHEC 2023 yang juga disusun oleh 50 personalia yang secara kolektif untuk menjadi pegangan dalam rangkaian kegiatan keketuan Indonesia di ASEAN.
Adapun Workshop Communique ASEAN Higher Education Conference (AHEC) telah berlangsung di Kota Bogor pada tanggal 3-5 Agustus 2023.
Konektivitas industri dengan universitas, menurut Arif, adalah sesuatu yang perlu segera diwujudkan.
Ia mengatakan, indeks inovasi yang tinggi akan berdampak pada indeks ekonomi yang baik. Begitu pula dengan talenta sumber daya manusia (SDM) yang baik akan menyumbang pada pertumbuhan ekonomi yang baik. Penghubung itu adalah inovasi yang terkoneksi dengan hilirisasi industri.
“Selanjutnya yang ketiga adalah merespon perubahan iklim. Semua negara sedang meraba-raba cara menghadapi dan mengatasi dampak perubahan iklim,” kata Arif.

















