Menteri BUMN Erick Thohor mengganti Dirut Perum Bulog. Posisi Letjen TNI Novi Helmy Prasetya yang baru menjabat dirut selama lima bulan digantikan Prihasto Setyanto. Foto: Humas Bulog
Pergantian jabatan itu tertuang dalam Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-179/MBU/06/2025 tertanggal 30 Juni 2025. Dengan keputusan itu, Jenderal Novi Helmy kini kembali melanjutkan karier di institusi TNI.
"Perum Bulog menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengabdian Bapak Novi Helmy Prasetya selama menjabat," demikian pernyataan resmi Perum Bulog, dikutip Jumat (4/7/2025.
Sesuai Keputusan Menteri BUMN tersebut, Prihasto Setyanto ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Dirut sekaligus Direktur Pengadaan Perum Bulog.
Berikut susunan direksi terbaru Perum Bulog:
- Pelaksana Tugas Direktur Utama sekaligus Direktur Pengadaan: Prihasto Setyanto
- Wakil Direktur Utama: Mayjen TNI (Purn) Marga Taufiq
- Direktur Bisnis: Febby Novita
- Direktur Keuangan: Hendra Susanto
- Direktur Operasional dan Pelayanan Publik: Mokhamad Suyamto
- Direktur SDM dan Umum: Sudarsono Hardjosoekarto.
Lantas siapa Prihasto Setyanto? Dirangkum Erakini, Prihasto Setyanto lahir di Sumenep, Madura pada 16 Agustus 1969. Prihasto meniti jenjang pendidikan dan karier dengan konsistensi di bidang agrikultur hingga akhirnya menjabat sebagai Direktur Pengadaan Perum Bulog sejak 5 Februari 2025.
Prihasto menyelesaikan pendidikan sarjananya di Universitas Brawijaya, Malang. Ia kemudian melanjutkan jenjang Magister dan Doktoralnya di Universiti Putra Malaysia. Ia mengambil program pendidikan Ilmu Tanah, yang menjadi fondasi keahliannya di bidang pertanian dan lingkungan.
Karier Prihasto di pemerintahan dimulai pada tahun 1996 ketika bergabung dengan Kementerian Pertanian (Kementan). Kariernya dimulai pada 2010 ketika ditunjuk menjadi Kepala Balai Penelitian Agroklimat dan Hidrologi (Balitklimat). Dua tahun kemudian ia dipercaya menjabat sebagai Kepala Balai Penelitian Lingkungan Pertanian (Balit Lingkungan).
Tahun 2015, Prihasto ditugaskan memimpin Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Tengah, sebelum akhirnya menjabat sebagai Direktur Sayuran dan Tanaman Obat pada 2017. Kariernya di Kementan semakin melejit saat dipercaya menjadi Direktur Jenderal Hortikultura pada 2019, posisi strategis yang mengawal sektor tanaman pangan dan hortikultura nasional.
Ia sempat ditunjuk menjadi Plt Sekjen Kementan pada tahun 2024. Dengan pengalaman panjang dan pemahaman mendalam di sektor pertanian, Prihasto dipercaya mengemban tanggung jawab sebagai Direktur Pengadaan di Perum Bulog sejak Februari 2025.
Kini, ia mendapat amanah yang lebih tinggi, yakni sebagai Plt dirut. Tidak menutup kemungkinan Prihasto diangkat menjadi dirut definitif jika mampu menunjukkan kenerja memuaskan.