Rupiah Akhirnya Keluar dari Tekanan Dolar AS, Pagi Ini Kembali Digdaya
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Rupiah akhirnya keluar dari tekanan dolar AS. Kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (30/10/2024) pagi menguat 17 poin atau 0,10 persen menjadi Rp15.754 per dolar AS dari sebelumnya Rp15.771.
Kurs rupiah sejak awal pekan terus tertekan imbas serangan Israel ke Iran pada Sabtu akhir pekan lalu. Pada perdagangan Selasa, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup merosot 47 poin atau 0,30 persen, dari Rp15.724 menjadi Rp15.771 per dolar AS.
Analis Bank Woori Saudara Rully Nova memperkirakan kurs rupiah pada perdagangan Rabu ini akan digdaya yang dipengaruhi pelemahan data lowongan pekerjaan di Amerika Serikat (AS).
“Rupiah hari ini diperkirakan menguat terbatas dipengaruhi oleh pelemahan data lowongan kerja AS dibanding perkiraan yaitu 7,44 juta dari perkiraan 7,9 juta," kata Rully dikutip dari antaranews.
Kata dia, data lowongan pekerjaan tersebut akan menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam melihat arah kebijakan suku bunga acuan bank sentral AS atau The Fed.
Rully memproyeksikan pada perdagangan hari ini rupiah bergerak di kisaran Rp15.710 sampai dengan Rp15.760 per dolar AS.
















