Awas! Tidur Pagi Setelah Subuh Bisa Alami 7 Gangguan Kesehatan Ini
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Tidur setelah waktu subuh menjadi kebiasaan banyak orang, terutama bagi mereka yang begadang karena pekerjaan, menonton acara televisi, atau sekadar scrolling media sosial. Meski terlihat sepele, kebiasaan ini ternyata dapat berdampak serius pada produktivitas dan kesehatan secara keseluruhan.
Dilansir dari Aladokter, Rabu (23/4/2025), tidur memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan fisik dan mental seseorang. Waktu tidur yang cukup dan berkualitas sangat diperlukan, terutama bagi orang dewasa yang idealnya membutuhkan 7 hingga 9 jam tidur per malam.
Namun, pola tidur yang bergeser ke pagi hari akibat begadang dapat mengganggu ritme sirkadian tubuh, yakni jam biologis alami yang mengatur siklus tidur dan bangun. Hal ini tidak hanya menurunkan produktivitas karena tubuh kurang istirahat, tetapi juga meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan seperti gangguan metabolisme, penurunan daya tahan tubuh, hingga gangguan suasana hati.
Tidur pagi setelah subuh juga sering kali tidak memberikan kualitas tidur yang optimal karena lingkungan yang sudah mulai aktif dan terang. Akibatnya, meski durasinya mencukupi, tubuh tetap merasa lelah dan kurang segar.
Untuk menjaga kesehatan dan produktivitas, disarankan agar masyarakat mulai memperbaiki pola tidur dengan tidur lebih awal di malam hari dan menghindari aktivitas berlebihan di waktu larut. Rutinitas tidur yang teratur dapat membantu tubuh berfungsi lebih baik dan terhindar dari berbagai risiko kesehatan di masa mendatang.
Berikut ini dampak buruk tidur pagi terhadap kesehatan tubuh!
1. Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah
Sering tidur di pagi hari dan tidak cukup tidur dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit jantung dan pembuluh darah, seperti serangan jantung dan stroke. Kurangnya tidur dapat meningkatkan tekanan darah dan memicu peradangan dalam tubuh, yang pada gilirannya memperburuk kesehatan jantung.


















