Pagi-Pagi Lebih Baik Ngopi atau Ngeteh? Ini Kata Ahli Gizi!
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) - Minuman berkafein seperti kopi dan teh telah menjadi bagian tak terpisahkan dari rutinitas pagi banyak orang. Keduanya menawarkan manfaat yang signifikan bagi kesehatan, berkat kandungan antioksidan dan senyawa aktif lainnya.
Tapi, jika harus memilih, mana yang lebih baik untuk dikonsumsi di pagi hari—kopi atau teh? Berikut ini penjelasan ahli Gizi yang dilansir Erakini dari Real Simple, Jumat (5/9/2025)!
Kandungan dan Manfaat Kopi
Bagi penikmat kopi, kabar baiknya adalah minuman ini lebih dari sekadar sumber energi. Ahli gizi Maddie Pasquariello, MS, RDN, menyebutkan bahwa kopi mengandung sejumlah besar antioksidan seperti asam klorogenat dan polifenol yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Hal ini berkontribusi dalam menurunkan risiko penyakit kronis seperti kanker dan gangguan jantung.
Tak hanya itu, menurut ahli diet Samantha Peterson, MS, RD, senyawa dalam kopi turut mendukung kerja otak, metabolisme tubuh, dan proses detoksifikasi hati. Bahkan, kafein sendiri punya manfaat anti-inflamasi yang tak bisa diabaikan.
Khasiat Teh untuk Tubuh
Sama halnya dengan kopi, teh, terutama jenis hijau dan hitam, juga diperkaya antioksidan. Katekin dalam teh hijau dan theaflavin dalam teh hitam memiliki efek positif terhadap kesehatan jantung, keseimbangan hormon, metabolisme, dan sistem kekebalan tubuh.

















