Penyebab Susah Tidur dan 8 Cara Mengatasinya
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Susah tidur jangan dianggap sepele. Dalam sejumlah kasus, pola tidur yang buruk dapat menjadi tanda adanya gangguan kesehatan yang lebih serius.
Jika terus dibiarkan, kondisi ini dapat memicu berbagai masalah kesehatan, baik secara fisik maupun mental. Menurut para pakar kesehatan, waktu yang dibutuhkan seseorang untuk tertidur bisa sangat bervariasi.
Ada yang hanya memerlukan waktu 10–20 menit, namun ada pula yang membutuhkan hingga 30 menit. Selama waktu yang dibutuhkan untuk tertidur masih di bawah 45 menit, kondisi tersebut masih dianggap wajar.
Namun, bila melebihi waktu tersebut secara konsisten, hal ini bisa menjadi indikator adanya gangguan tidur. Faktor-faktor yang memengaruhi kualitas tidur cukup beragam, mulai dari stres, konsumsi alkohol, gangguan kesehatan mental seperti kecemasan dan depresi, hingga kondisi medis tertentu.
Berikut beberapa cara efektif yang direkomendasikan oleh para ahli untuk membantu mengatasi masalah susah tidur yang bisa dicoba:
1. Atur Temperatur Kamar
Suhu kamar yang terlalu panas atau dingin dapat mengganggu kenyamanan tidur. Temperatur ideal untuk tidur berkisar antara 15,6 hingga 20 derajat Celsius. Jika memiliki AC, sesuaikan suhu dengan kebutuhan tubuh, terutama bagi lansia yang lebih sensitif terhadap perubahan suhu.
2. Matikan Lampu Saat Tidur
Tidur dalam kondisi gelap dapat merangsang produksi hormon melatonin, yang berperan penting dalam mengatur siklus tidur. Dengan pencahayaan minimal, tubuh akan lebih cepat merasa rileks dan mengantuk.
3. Latihan Pernapasan (Teknik 4-7-8) Teknik ini melibatkan pola napas tertentu yang membantu tubuh menjadi lebih tenang: - Letakkan lidah di belakang gigi atas - Embuskan napas dari mulut - Tarik napas dari hidung selama 4 detik - Tahan napas selama 7 detik - Buang napas perlahan selama 8 detik Latihan ini disarankan dilakukan dua kali sehari secara rutin.

















