Verdy Agus Viryanto bersama kedua orang tua tercinta yang menemaninya wisuda di GOR UNY. Foto: Humas UNY
YOGYAKARTA, (ERAKINI) - Kisah inspiratif dibagikan Verdy Agus Viryanto, anak buruh harian yang berhasil meraih indeks prestasi kumulatif (IPK) tertinggi jenjang sarjana dalam wisuda Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) periode III Tahun Ajaran 2023/2024. Ferdy meraih IPK 3,95 atau .
Ferdy merupakan anak kedua dari dua bersaudara yang berasal dari Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Pria kelahiran Nibung, 10 Agustus 2002 tersebut mengaku sudah berkeinginan untuk kuliah di UNY, dan memiliki minat yang besar terhadap Program Studi Statistika sejak SMA.
“Saya tertarik dengan statistika, karena sangat menyukai matematika dan tertarik dengan pengolahan data sehingga ingin mempelajari lebih dalam,” ujar Ferdy mengisahkan, dikutip dari laman resmi UNY, Senin (26/2/2024).
Awalnya ia mendaftar melalui jalur SNMPTN, tetapi gagal. Namun keinginan yang besar untuk masuk ke Statistika UNY serta dukungan yang kuat dari orang tua dan keluarga, membuatnya mendaftar lewat jalur SBMPTN. Ia pun diterima pada program studi Statistika FMIPA tahun 2020.
Anak kedua pasangan Imro’ah yang bekerja sebagai buruh harian, dan Sumiati, mengaku selalu mengatur waktu belajar supaya tidak terlena dengan jam pembelajaran kuliah yang tidak sepadat sekolah dulu.
“Di sela-sela waktu tersebut, saya selalu belajar materi perkuliahan sebelum proses pembelajaran dimulai. Saya selalu membuat rancangan belajar atau to do list dengan membuat urutan prioritas terhadap mata kuliah yang sulit dan tugas dengan tenggat waktu yang dekat sehingga selalu mengumpulkan semua tugas sebelum tenggat waktunya,” katanya.
Ia juga selalu serius dalam menyimak pembelajaran sehingga seluruh materi yang disampaikan dapat dipahami. Selain itu, Ferdy juga selalu berusaha untuk mempertahankan dan meningkatan IP setiap semester.
Caranya, kata dia, dengan mengingat dan memahami kembali materi pada mata kuliah yang masih berhubungan dengan mata kuliah lanjutan di semester berikutnya agar dapat lebih mudah dalam memahami dan meningkatkan IPK.
Selain proses pembelajaran, warga Gang Mushola, Kelurahan Simpang Perlang, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah tersebut juga aktif dalam mengikuti lomba Satria Data (Statistika Ria Dan Festival Sains Data) dari tahun 2021 hingga 2023.
“Selama 3 tahun tersebut, saya berpartisipasi dalam cabang lomba SIC (Statistics Infographic Competition),” jelasnya.
Pada tahun 2022 dan 2023 Ferdy berpartisipasi dalam cabang lomba NSC (National Statistics Competition) dan berhasil masuk ke babak semifinal. Ia juga pernah menjadi finalis pada lomba infografis dalam acara Statistics Explore 2021 di Universitas Syiah Kuala.
Selain ikut lomba Ferdy juga aktif dalam kegiatan Mathematics Study Club (MSC) yang diadakan HIMATIKA UNY dan menjadi tentor untuk matakuliah kalkulus lanjut di semester genap 2021. Ia juga mengikuti kegiatan Lomba Esai dan Media Matematika (LEMM) yang diadakan HIMATIKA UNY serta Lomba dan Seminar Matematika (LSM) yang diadakan HIMATIKA UNY.
Alumni SMAN 1 Koba itu juga mendapatkan beasiswa dari Bank Indonesia di tahun 2022 dan tergabung dalam komunitas GenBI DIY. Pada tahun 2023, ia juga mendapatkan beasiswa berprestasi akademik bagi mahasiswa di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun anggaran 2023.
“Alhamdulillah, beasiswa tersebut dapat meringankan orang tua saya dalam memenuhi biaya perkuliahan saya,” ujar Ferdy.
Keinginan yang kuat untuk menyelesaikan studi S1 dalam 3,5 tahun mendorong Ferdy sudah mulai menyusun dan melakukan analisis terkait skripsi selama KKN. “Saya selalu menyempatkan diri untuk menyusun skripsi di sela-sela waktu KKN,” katanya.
Akhirnya harapan Ferdy terwujud dengan melaksanakan sidang skripsi dan yudisium pada bulan Desember 2023 serta menjadi lulusan S1 Statistika UNY. Ia berpesan bahwa niat dan tindakan adalah langkah untuk mewujudkan harapan. Tanpa keduanya, harapan hanyalah sebuah impian.