Ini Tips Makan Daging Kurban Tetap Sehat dan Aman dari Kolesterol
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Pada momen Hari Raya Iduladha, daging kurban dipastikan berlimpah. Namun, buat sebagian orang malah khawatir mengonsumsinya, karena takut kolostrol tinggi.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari Eka Hospital Permata Hijau, dr Pandu Tridana Sakti, mengatakan, tidak perlu khawatir dengan daging kurban selama bijak dalam mengonsumsinya. Menurut dr Pandu, kunci utama adalah memperhatikan cara pengolahan dan porsi konsumsi.
"Pastikan daging dimasak hingga matang sempurna dan pilih bagian yang rendah lemak. Selain itu, konsumsi dalam jumlah yang cukup, jangan berlebihan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (6/6/2025).
Ia juga menekankan pentingnya menerapkan pola makan dengan gizi seimbang, yakni tetap mengonsumsi sayur dan buah secara cukup. “Jangan sampai kebanyakan makan daging tapi lupa dengan sayur maupun buah-buahan. Ini bagian dari menjaga gizi seimbang,” tambahnya.
Untuk mendukung gaya hidup sehat selama perayaan Iduladha, dr Pandu juga menganjurkan masyarakat agar tetap aktif berolahraga, minimal 30–60 menit per hari. Ia juga mengingatkan untuk menghentikan kebiasaan merokok yang dapat memperparah risiko kolesterol.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kolesterol tinggi yang tidak ditangani dapat menyebabkan penyempitan dan pengerasan pembuluh darah. Hal ini dapat memicu berbagai penyakit serius seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung koroner, hingga stroke.
“Penyumbatan pembuluh darah karena penumpukan kolesterol memaksa jantung bekerja lebih keras. Lama-lama ini bisa berdampak pada kesehatan jantung secara keseluruhan,” jelasnya.
Penyakit jantung koroner, kata dr Pandu, disebabkan oleh plak kolesterol yang menyumbat pembuluh darah di jantung. Jika tidak ditangani segera, kondisi ini bisa berujung pada serangan jantung. Sementara itu, stroke dapat terjadi saat plak menyumbat aliran darah ke otak, menyebabkan otak kekurangan oksigen dan nutrisi.
















