Hidangan Molohiya Khas Arab Saudi Siap Sambut Jutaan Jemaah Haji
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) – Menyambut musim haji 1446 H yang dimulai pada awal Mei 2025, ratusan ribu jemaah asal Indonesia tengah bersiap menunaikan ibadah ke Tanah Suci. Selain fokus pada rangkaian ibadah, para jemaah juga berkesempatan merasakan atmosfer khas Arab Saudi, termasuk menikmati ragam kuliner tradisional yang kaya akan sejarah dan cita rasa.
Salah satu sajian yang patut dicoba oleh para jemaah adalah Molohiya, hidangan tradisional Arab Saudi yang sempat mencuri perhatian pada Festival Musim Semi Arar di Wilayah Perbatasan Utara. Hidangan ini merupakan perpaduan lezat antara daging dan nasi yang dimasak bersama yogurt kering yang telah direhidrasi (aqt) serta minyak samin lokal.
Dilansir dari Saudi Press Agency pada Jumat (2/5/2025), Molohiya umumnya disajikan dengan taburan peterseli dan kaldu yang menggugah selera. Asal-usulnya yang bersumber dari tradisi kuliner suku Badui menunjukkan bahwa masakan ini mencerminkan gaya hidup masyarakat Arab yang mengandalkan hasil peternakan dan olahan susu.
Lebih dari sekadar makanan, Molohiya adalah representasi budaya Arab Saudi yang sarat makna. Hidangan ini mencerminkan identitas dan warisan kuliner masyarakat di Tanah Suci yang terus dijaga dan dikenalkan kepada dunia.
Untuk para jemaah, tak perlu khawatir soal rasa. Dengan bahan dasar daging dan racikan rempah khas, Molohiya diyakini akan cocok di lidah banyak bangsa, termasuk Indonesia.















