Kepala Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Fadlul Imansyah saat ditemui awak media usai konferensi pers pelepasan jemaah haji Indonesia 2025 kloter pertama di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis (1/5/2025) malam. (Foto: Akhmad Baihaqi Arsyad/Erakini).
JAKARTA, (ERAKINI) - Sejumlah terobosan strategis untuk meningkatkan kualitas layanan bagi jemaah haji Indonesia 2025 di Arab Saudi dilakukan oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).
Melalui anak usahanya BPKH Limited, sejumlah peningkatan layanan tersebut termasuk penambahan suplai bumbu dapur sebanyak 475 ton hingga menyediakan makanan siap saji (ready to eat).
Demikian disampaikan oleh Kepala Pelaksana BPKH Fadlul Imansyah usai konferensi pers pelepasan simbolis jemaah haji Indonesia 2025 kloter pertama di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.
Ia menjelaskan bahwa salah satu terobosan signifikan adalah peningkatan suplai bumbu masak untuk dapur-dapur katering yang melayani jamaah Indonesia.
"Penyediaan bumbu yang tahun lalu hanya 70 ton, sekarang 475 ton bumbu yang disuplai untuk dapur catering yang melayani jemaah haji Indonesia," kata Fadlul di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis (1/5/2025) malam.
Selanjutnya, kata Fadlul, pihaknya juga membantu untuk menyediakan makanan siap saji (ready to eat) bagi jemaah haji Indonesia 2025 pada saat puncak haji di Arafah, Mudzalifah, dan Mina (Armuzna).
Pihaknya juga telah melakukan booking dan penyewaan hotel secara langsung untuk digunakan calon haji Indonesia yang mana ada total 8 hotel di Makkah dan 1 hotel di Madinah yang berhasil disewa dan telah dikontrak bersama Kementerian Agama selama musim haji 2025.
"Ini adalah langkah awal kita untuk menyediakan akomodasi sendiri bagi jamaah Indonesia. Ke depannya InsyaAllah kami akan terus bekerja sama khususnya untuk Badan Penyelenggara Haji di tahun 2026 dalam rangka untuk menyediakan akomodasi bagi peningkatan kualitas jemaah haji Indonesia," kata dia.
Dalam kesempatan itu, Fadlul juga menyampaikan Inisiatif lainnya yaitu terkait kerja sama pemanfaatan area komersial dan lobi hotel yang ditempati jamaah calon haji Indonesia 2025.
Ia mengatakan bahwa BPKH dan Kemenag akan menyewakan lobi hotel kepada UMKM Indonesia. "Sejak 2023, kami bersama Kemenag mengelola 104 hotel yang area lobi dan komersialnya disewakan untuk meningkatkan nilai manfaat bagi jamaah," katanya.
Tak hanya itu. Menurut Fadlul, pihaknya sebenarnya telah menyiapkan 129 unit bus untuk mengangkut jamaah Indonesia. Namun karena kendala teknis, armada tersebut akhirnya digunakan oleh jamaah dari negara lain. "Ke depan, kami akan terus bersinergi untuk memperkuat penyediaan layanan transportasi juga," katanya.