Olahraga Ringan bagi Lansia yang Sedang Berpuasa: Aman, Simpel, Sehat!
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Puasa sering kali dianggap sebagai alasan untuk mengurangi aktivitas fisik, terutama karena tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman seperti biasa. Akibatnya, banyak orang memilih untuk lebih banyak beristirahat dan menghindari gerakan yang dianggap dapat menguras energi. Padahal, anggapan ini tidak sepenuhnya tepat, khususnya bagi lanjut usia (lansia).
Bagi lansia, tubuh yang jarang digerakkan justru berisiko mengalami penurunan fungsi yang lebih cepat. Otot-otot dapat menjadi kaku dan melemah, sementara persendian kehilangan kelenturannya. Jika kondisi ini dibiarkan, aktivitas sehari-hari seperti berjalan, berdiri, atau bahkan bangun dari tempat duduk bisa menjadi semakin sulit dilakukan.
Meski demikian, olahraga untuk lansia yang berpuasa memang tidak boleh dilakukan secara berlebihan. Aktivitas fisik yang tepat dan terukur justru dapat menjadi salah satu cara merawat kesehatan orang tua agar tetap bugar selama menjalankan ibadah puasa.
Aktivitas fisik tetap disarankan bagi lansia untuk menjaga metabolisme tubuh tetap optimal. Selain itu, gerakan sederhana seperti peregangan otot dapat membantu melancarkan peredaran darah.
Selama berpuasa, lansia dianjurkan memilih olahraga ringan yang tidak membutuhkan banyak gerakan sulit. Alternatifnya, lansia dapat melakukan gerakan peregangan (stretching) sederhana di rumah.
Beberapa gerakan yang bisa dilakukan antara lain:
- Latihan pernapasan untuk membantu relaksasi tubuh.
- Peregangan leher dengan memutar kepala secara perlahan.
- Peregangan tangan dengan mengangkat dan merentangkan lengan secara perlahan.
- Peregangan kaki dengan mengangkat kaki satu per satu, baik sambil duduk maupun berdiri sesuai kemampuan fisik.

















