Salah satu dari 7 tempat wisata gratis di Solo yang wajib dikunjungi saat berwisata di Jawa Tengah, Benteng Vastenburg yang menjadi jejak kolonial di tengah kota. (Foto: Wikipedia)
SOLO, (ERAKINI) – Tanggal tua tapi pengen berwisata? Tak perlu khawatir karena Kota Solo, atau yang secara resmi dikenal sebagai Surakarta punya solusinya. Solo yang merupakan salah satu kota budaya paling bersejarah di Pulau Jawa. Terletak di jantung Provinsi Jawa Tengah, dikenal sebagai kota yang ramah, penuh kearifan lokal, dan sarat dengan nilai-nilai tradisional yang masih terjaga hingga kini.
Tak heran jika kota ini menjadi salah satu destinasi favorit baik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Bagi para pelancong yang bepergian dengan bujet terbatas, Solo menawarkan banyak pilihan destinasi wisata yang ramah di kantong. Bahkan, tidak sedikit tempat wisata di kota ini yang bisa dikunjungi tanpa membayar tiket masuk sama sekali alias gratis. Meski tanpa biaya, destinasi-destinasi ini tetap menarik, edukatif, dan menyenangkan untuk dieksplorasi.
Mulai dari taman kota yang hijau dan cocok untuk bersantai, museum yang sarat nilai sejarah, hingga bangunan kolonial peninggalan zaman Belanda—semuanya bisa dinikmati tanpa perlu merogoh kocek. Solo juga terkenal dengan kuliner khas yang murah meriah dan akomodasi yang terjangkau, menjadikannya salah satu kota terbaik untuk liburan hemat di Indonesia.
Berikut ini adalah daftar 7 destinasi wisatagratis di Solo yang wajib dikunjungi saat ke Jawa Tengah, dirangkum Erakini, Minggu (27/7/2025)!
1. Benteng Vastenburg: Jejak Kolonial di Tengah Kota
Bangunan tua peninggalan Belanda ini dibangun pada 1745 dan dulunya difungsikan sebagai pusat pengawasan terhadap Keraton Surakarta. Kini, Benteng Vastenburg menjadi ruang publik terbuka yang bisa diakses siapa saja tanpa biaya.
Struktur benteng yang kokoh dengan dinding bata tinggi dan bastion di tiap sudutnya menyimpan kisah sejarah yang panjang. Letaknya pun strategis, dekat dengan kawasan Pasar Gede dan pusat perbelanjaan.
2. Gedung Djoeang 45: Spot Vintage Favorit Milenial
Gedung bersejarah ini kini tampil kekinian dan menjadi spot foto populer di kalangan anak muda Solo. Meski tampilannya Instagramable, Gedung Djoeang 45 memiliki nilai sejarah tinggi karena dulunya merupakan asrama tentara di era kolonial.
Terletak di Jalan Mayor Sunaryo, bangunan ini dibuka kembali untuk umum setelah proses revitalisasi. Menariknya, kamu bisa menjelajah dan menikmati keindahannya tanpa tiket masuk.
3. Taman Cerdas Jebres: Ruang Edukasi dan Rekreasi Sekaligus
Taman Cerdas Soekarno-Hatta, atau lebih dikenal sebagai Taman Cerdas Jebres, terletak tak jauh dari area kampus Universitas Sebelas Maret (UNS). Dengan luas sekitar 3,5 hektar, taman ini bisa diakses secara cuma-cuma, cukup bayar parkir kendaraan.
Taman ini menawarkan berbagai fasilitas, mulai dari area bermain anak, perpustakaan, ruang IT, hingga panggung terbuka. Ikon utamanya adalah patung dinosaurus serta enam tokoh pewayangan seperti Bima dan Hanoman. Ada juga patung-patung tokoh nasional seperti Soekarno-Hatta dan Ki Hajar Dewantara yang memberikan nuansa edukatif.
4. Monumen Pers Nasional: Napak Tilas Dunia Jurnalisme
Ingin tahu sejarah pers di Indonesia? Monumen Pers Nasional di Jalan Gajah Mada bisa jadi pilihan wisata edukatif. Museum ini buka setiap hari (kecuali hari libur nasional) tanpa tiket masuk.
Di dalamnya, terdapat koleksi koran lama, kamera antik, mesin ketik, hingga ruang baca digital yang memungkinkan pengunjung menikmati arsip media dari seluruh Indonesia. Ada juga perpustakaan umum dengan ribuan koleksi buku.
5. Bendungan Taman Tirtonadi: Ikon Baru yang Instagramable
Tepat di samping Terminal Tirtonadi, kamu akan menemukan taman dan jembatan kaca yang menjadi bagian dari Bendungan Tirtonadi. Lokasinya menjadi tempat favorit warga untuk berjalan-jalan sore atau sekadar bersantai menikmati arsitektur modern dan pemandangan sungai.
Desain jembatannya yang unik—dengan lantai kaca dan atap warna biru—menjadikannya spot foto yang populer. Kamu bisa menikmati area ini tanpa membayar tiket masuk, hanya biaya parkir jika membawa kendaraan.
6. Alun-Alun Kidul: Pusat Aktivitas Tradisional dan Keraton
Terletak di dalam kompleks Keraton Surakarta, Alun-Alun Kidul adalah ruang publik yang menjadi tempat berkumpul masyarakat. Kamu bisa berkeliling naik andong, mencoba kuliner kaki lima, atau sekadar duduk menikmati suasana.
Yang menarik, pengunjung juga bisa melihat dan memberi makan kerbau bule—hewan keramat yang menjadi bagian dari pusaka keraton. Akses ke area ini sepenuhnya gratis.
7. Taman Sunan Jogo Kali: Taman Asri di Pinggir Sungai
Taman ini terletak di Kelurahan Pucang Sawit dan merupakan ruang hijau terbuka yang bisa dikunjungi gratis. Daya tarik utamanya adalah wahana kapal naga yang akan membawamu menyusuri Sungai Bengawan Solo. Meski naik kapal berbayar (sekitar Rp30.000), akses ke tamannya tetap bebas biaya. Taman ini cocok untuk rekreasi keluarga sekaligus memperkenalkan anak-anak pada keindahan sungai dan lingkungan.
Kota Solo membuktikan bahwa liburan tak harus mahal. Mulai dari taman edukatif, monumen bersejarah, hingga wisata budaya dan kuliner—semua bisa dinikmati secara cuma-cuma. Jadi, kalau kamu sedang merencanakan liburan hemat, Solo bisa jadi destinasi tepat. Selamat berlibur!