Salah satu rekomendasi kuliner legendaris yang wajib dicoba saat berwisata di Solo, Timlo Sastro – Sup Khas Solo yang melegenda. (Foto: Instagram/timlosastro.id)
SOLO, (ERAKINI) - Kota Solo, atau yang juga dikenal sebagai Surakarta, bukan hanya memiliki warisan budaya yang kaya dan pesona sejarah yang kental, tetapi juga terkenal sebagai surganya pencinta kuliner.
Di setiap jalan dan gang kota ini, sejumlah sajian menggugah selera yang sudah melegenda selama puluhan tahun bisa ditemukan. Kuliner bukan hanya tentang rasa, tetapi juga tentang kisah, kenangan, dan tradisi yang terjaga. Dari jajanan sederhana hingga hidangan berkelas, setiap sajian mengajak menyusuri sejarah kota ini lewat lidah dan perasaan.
Berikut ini 10 rekomendasikuliner khas Solo yang telah bertahan melintasi zaman yang wajib dicoba saat wisata ke Solo, dirangkum Erakini, Kamis (15/5/2025)!
1. Timlo Sastro – Sup Khas Solo yang Melegenda Timlo Sastro merupakan pelopor menu sup khas Solo yang telah hadir sejak tahun 1952. Hidangannya terdiri dari kaldu bening berisi telur pindang, sosis Solo, bihun, jamur kuping, dan jeroan ayam. Rasa kaldu yang kaya rempah menjadikan menu ini cocok disantap kapan pun.
Harga per porsi mulai Rp 20.000–24.000, dengan dua cabang, yaitu di Jalan Kapten Mulyadi No. 8 (Pasar Gede) dan Jalan Dr. Wahidin No. 30 (Penumping). Kuliner ini buka setiap hari 07.00–21.00.
2. Nasi Liwet Bu Wongso Lemu – Cita Rasa Tradisi Sejak 1950
Nasi liwet khas Solo bisa Anda temukan di warung legendaris Bu Wongso Lemu, yang sudah berjualan sejak pertengahan abad lalu. Hidangan ini terdiri dari nasi gurih yang disiram kuah santan, ditambah labu siam, suwiran ayam kampung, dan semur telur. Rasanya kaya dan dalam—benar-benar mencerminkan keaslian kulinerSolo.
Beragam pilihan lauk dan minuman tradisional seperti wedang ronde dan teh kampul juga tersedia. Lokasinya berada di Jalan Teuku Umar, Keprabon dan buka dari pukul 16.00 sampai dini hari pukul 01.00. Harga mulai Rp 15.000.
3. Tengkleng Bu Edi – Sensasi Gurih di Pasar Klewer
Terkenal sebagai raja tengkleng di Solo, warung kaki lima Bu Edi sudah menjajakan hidangannya sejak 1971. Meski sederhana, rasanya luar biasa. Tengkleng yang disajikan terdiri dari tulang dan daging kambing dalam kuah santan berempah yang gurih.
Lokasinya berada di pintu masuk Pasar Klewer, buka dari pukul 12.00 hingga habis (sekitar 14.00). Harga per porsi antara Rp 25.000–50.000, tergantung bagian kambing yang dipilih. Menu lain seperti sate kambing dan tongseng juga tersedia.
4. Soto Gading 1 – Favorit Para Tokoh
Soto Gading 1 menjadi salah satu destinasi kuliner ikonik di Solo yang bahkan dikenal sebagai tempat langganan Presiden Joko Widodo. Kuah sotonya bening, penuh cita rasa rempah, dan disajikan dengan soun, kentang goreng, serta suwiran ayam.
Berlokasi di Jalan Brigjen Sudiarto No. 75, Pasar Kliwon, warung ini cocok untuk sarapan karena buka mulai pukul 06.00 sampai 16.00. Tersedia juga lauk tambahan seperti sate telur puyuh dan tempe goreng.
5. Sate Kambing Pak Manto – Pedas dan Menggoda Selera
Sate kambing di sini bukan sembarang sate. Sate Kambing Pak Manto dikenal luas karena kelezatan sate buntel dan tengkleng rica-rica yang menggoda. Daging kambing diolah dengan teknik khas dan rempah lokal yang menjadikan rasanya sangat kaya.
Berlokasi di Jalan Honggowongso No. 36, Sriwedari, warung ini buka 07.30–20.00 setiap hari. Menu lain seperti nasi goreng kambing dan sop kambing juga tersedia.
6. Soto Triwindu – Cita Rasa yang Tak Pernah Usang
Sejak 1939, Soto Triwindu telah menjadi favorit banyak kalangan, termasuk para tokoh nasional. Kuah sotonya bening dengan warna agak kecokelatan karena penggunaan rempah pilihan, disajikan dengan irisan daging sapi yang lembut.
Tempat ini berlokasi di Jalan Teuku Umar, hanya sekitar 200 meter dari Pasar Triwindu. Harga satu porsi sekitar Rp 18.000 dan buka dari 05.30–15.00 setiap hari.
7. Pecel Bu Kis – Sajian Segar Nan Menggoda
Warung Bu Kis dikenal sebagai penyaji pecel khas Solo dengan sambal kacang yang teksturnya masih kasar, menghadirkan sensasi makan yang unik. Nasi pecel disajikan dengan sayuran segar seperti bayam, tauge, dan kembang turi.
Menu lainnya termasuk nasi tumpang, gado-gado, dan nasi trancam. Pilihan lauk tambahan seperti empal, paru, hingga tahu goreng juga tersedia. Buka Senin–Sabtu, pukul 07.00–14.00.
8. Selat Solo Mbak Lies – Warisan Kuliner dalam Sentuhan Seni
Selat Solo adalah perpaduan kuliner Jawa dan pengaruh Eropa. Di Warung Mbak Lies, menu ini disajikan dengan gaya autentik: daging sapi dimasak manis-gurih, disajikan bersama telur, wortel, kentang, dan siraman kuah khas.
Tempat ini juga menarik karena interiornya dipenuhi pajangan keramik warna-warni yang unik. Terletak di Jalan Yudhistira No. 9, Serengan, buka 08.00–16.00, dengan harga mulai Rp 22.000.
9. Serabi Notosuman – Legenda Sejak 1923
Serabi Notosuman adalah kulinerlegendaris yang telah hadir lebih dari seabad. Dibuat dari tepung beras dan santan, lalu dimasak di atas tungku arang, serabi ini memiliki aroma khas dan rasa yang autentik.
Berlokasi di Jalan Mohammad Yamin, buka setiap hari dari 06.00–17.00. Harga satuan serabi berkisar Rp 2.500–3.000. Dianjurkan datang pagi karena sering cepat habis.
10. Es Krim Tentrem – Nostalgia Dingin Sejak 1952
Bagi pencinta es krim, Tentrem adalah tempat yang tak boleh dilewatkan. Kedai es krim klasik ini telah berdiri sejak 1952 dan menawarkan es krim buatan sendiri dengan bahan-bahan alami tanpa pengawet.
Terletak di Jalan Slamet Riyadi No. 132, kedai ini menyajikan atmosfer vintage dengan interior khas tempo dulu. Selain berbagai varian rasa es krim, tersedia juga makanan seperti nasi langgi, lumpia, dan kroket. Harga mulai dari Rp 24.000.