Musim hujan membuat olahraga tidak leluasa dilakukan di luar rumah. Apalagi ketika cuaca ekstrem, olahraga di luar sangat berisiko. Foto: Ilustrasi/Ist
JAKARTA, (ERAKINI) - Puasa Ramadhan bukan penghalang untuk berolahraga. Justru banyak manfaat olahraga bagi tubuh saat berpuasa.
Ketika berpuasa, asupan karbohidrat tubuh berkurang, sehingga tubuh lebih banyak membakar lemak untuk dijadikan energi. Apabila Anda berolahraga saat puasa, maka lemak yang terbakar semakin banyak. Hasilnya, Anda bisa menurunkan atau menjaga berat badan ideal.
Selain itu, olahraga saat puasa juga dapat memicu autofagi dan autolisis, yaitu proses alami penghancuran sel-sel yang rusak dan menggantinya dengan sel baru yang lebih sehat.
Hanya, saat ini cuaca kurang mendukung. Musim hujan membuat olahraga tidak leluasa dilakukan di luar rumah. Apalagi ketika cuaca ekstrem, olahraga di luar sangat berisiko.
Untuk itu, jika pun tetap ingin olahraga di luar rumah, seperti jalan santai, sebaiknya hindari berlama-lama sambil hujan-hujanan. Selain rentan jatuh sakit, hujan bisa membuat permukaan luar menjadi licin dan becek sehingga berisiko selip atau jatuh ketika olahraga.
Saat musim hujan seperti saat ini, terlebih tengah menjalani ibadah puasa, olahraga dalam ruangan menjadi pilihan terbaik karena lebih praktis dan aman dilakukan tanpa harus basah-basahan.
Dirangkum Erakini dari berbagai sumber, Minggu (17/3/2024), berikut jenis olahraga yang aman dan praktis dilakukan saat puasa dan musim hujan:
1. Senam Aerobik
Senam aerobik adalah bentuk olahraga yang melibatkan gerakan koreografi dinamis, ritmis, dan berirama yang bertujuan untuk meningkatkan kebugaran fisik secara umum.Kegiatan ini bisa dilakukan sendiri di dalam rumah sehingga dapat dilakukan saat musim hujan.
2. Pilates Olahraga ini hanya membutuhkan sebidang ruangan yang lapang untuk meregangkan otot dan melakukan pose sehingga dapat dilakukan di dalam rumah. Olahraga ini berfokus pada konsentrasi pada setiap gerakan, penggunaan otot perut dan punggung bawah, pola gerakan yang tepat, dan pernapasan yang terkontrol.
3. Yoga
Yoga merupakan olahraga ringan yang bisa dilakukan di rumah dan tidak begitu menguras energi. Gerakan yoga berfokus pada teknik pernapasan untuk meregangkan otot dan membuat otak lebih rileks. Tidak hanya itu, manfaat yoga lainnya adalah membantu menenangkan pikiran dan meningkatkan kualitas tidur.
4. Lari di Treadmill
Jika hujan turun, olahraga lainnya yang bisa dilakukan adalah treadmill. Alat olahraga ini tersedia di gym atau Anda dapat membelinya untuk dipasang di rumah tanpa menghabiskan banyak tempat.
Berjalan atau berlari di treadmill minimal 30 menit bermanfaat memperkuat otot jantung. Selain itu, treadmill menyediakan opsi latihan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda.
5. Latihan Angkat Beban
Latihan angkat beban juga merupakan olahraga yang bisa dilakukan saat puasa dan jika di luar sedang hujan. Anda hanya membutuhkan sepasang dumbell atau pemberat dalam bentuk apa pun. Pastikan gerakan yang Anda lakukan benar untuk mengurangi risiko cedera.
Manfaat latihan angkat beban membantu mengembangkan dan memperkuat otot-otot tubuh. Ini termasuk otot-otot lengan, kaki, punggung, dada, dan inti tubuh. Angkat beban juga dapat merangsang pertumbuhan tulang dan meningkatkan kepadatan tulang.
6. Futsal di Lapangan Indoor
Bagi Anda yang ingin sembari ngebuburit bareng teman, bisa melakukan futsal di lapangan indoor. Dengan bermain futsal dalam ruangan, Anda dapat menghindari kondisi lapangan licin dan berlumpur yang umumnya terjadi saat hujan.
Lapangan futsal biasanya terbuat dari rumput sintetis dengan lantai yang rata dan dapat memberikan permukaan yang lebih kering dan stabil. Hal ini mengurangi risiko cedera yang dapat terjadi akibat selip atau jatuh di lapangan basah.
7. Sit Up dan Push Up
Sit up maupun push up merupakan olahraga yang bisa dilakukan saat sedang berpuasa. Anda pun bisa melakukannya di sela-sela waktu santai. Sit up bermanfaat untuk meningkatkan fleksibilitas, membentuk otot perut, dan mengurangi risiko nyeri pinggul. Sementara push up dapat menjaga stabilitas tubuh dan menguatkan otot dada.
Waktu Olahraga
Walaupun olahraga saat puasa aman, namun perlu mempertimbangkan waktu yang tepat. Dengan demikian manfaat olahraga benar-banar dirasakan oleh tubuh. Berikut waktu yang tepat untuk olahraga saat puasa:
1. Sebelum Sahur Olahraga saat puasa dapat dilakukan setengah jam sebelum sahur. Iringi dengan asupan cairan yang cukup agar tubuh tetap terhidrasi. Dengan berolahraga sebelum sahur, tubuh akan terasa lebih segar untuk beraktivitas di pagi hari.
2. Sebelum Buka Puasa
Anda bisa memanfaatkan waktu singkat sekitar 30 menit sebelum berbuka puasa untuk berolahraga. Anda dapat melakukan olahraga sesuai kondisi cuaca dan tempat. Jika dilakukan secara rutin, aktivitas ini akan membuat tubuh lebih bugar.
3. Setelah Buka Puasa
Apabila ingin berolahraga saat berbuka, sebaiknya tunggulah sampai makanan tercerna dengan baik. Atau, bisa berbuka dengan makanan ringan kemudian mengonsumsi makanan berat setelah berolahraga.
4. Sebelum Tidur
Sebelum tidur makanan yang dikonsumsi saat berbuka puasa sudah dicerna dengan baik, sehingga Anda memiliki energi yang optimal untuk berolahraga. Anda dapat melakukannya selama 30 menit sebelum tidur.
Olahraga saat puasa tidak disarankan dilakukan lebih dari satu jam. Olahraga saat puasa sebaiknya tidak dilakukan dengan sembarangan. Perlu menyiapkan beberapa hal sebelum berolahraga, seperti memenuhi asupan karbohidrat, protein, dan lemak serta kebutuhan cairan tubuh agar terhindar dari dehidrasi.
Selain itu, perlu memperhatikan waktu tidur. Normalnya, orang dewasa tidur selama 7-9 jam. Jika waktu tidur kurang, maka kinerja tubuh dapat menurun, sehingga mudah lelah dan lesu. Jadi, tidak perlu memaksakan olaharaga jika dalam kondisi lemas dan lesu.