Pemprov DKI Perpanjang Waktu Pendaftaran KJMU hingga 24 Maret 2024
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Pemprov DKI Jakarta memperpanjang waktu pendaftaran Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Sejauh ini sebanyak 11.470 orang sudah mendaftar untuk mendapatkan bantuan pendidikan perguruan tinggi tersebut.
"Pendaftaran calon penerima KJMU yang dibuka secara daring diperpanjang hingga tanggal 24 Maret 2024 dari sebelumnya 15 Maret 2024," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta Purwosusilo dalam keterangannya, dikutip Minggu (17/3/2024).
Beasiswa KJMU merupakan program bantuan bagi mahasiswa yang berasal dari keluarga tidak mampu dan berdomisili serta lahir di Jakarta. Beasiswa berlaku untuk jenjang pendidikan D3, D4, dan S1.
Besaran beasiswa KJMU senilai Rp1,5 juta per bulan, atau Rp9 juta per semester. KJMU bisa pakai untuk biaya pendidikan, biaya hidup, biaya transportasi, dan keperluan kuliah lainnya.
Pendaftaran KJMU seyogianya dibuka pada 4-15 Maret 2024. Purwosusilo membeberkan, hingga Jumat (15/3/2024) total pendaftar KJMU melalui laman p4op.jakarta.go.id/kjmu, sudah sebanyak 11.470 orang. Setelah pendaftaran ditutup, Pemprov DKI Jakarta kemudian melakukan verifikasi calon penerima KJMU.
Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta, sebanyak 624 penerima KJMU tahun 2023 dinyatakan tidak sesuai. Tiga kriteria yang digunakan dalam verifikasi, yakni padanan dengan data Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Terpusat, data hasil penataan dan penertiban dokumen kependudukan sesuai domisili. Selanjutnya berdasarkan pekerjaan Kepala Keluarga penerima . Disdik DKI Jakarta secara bertahap melakukan pengecekan ulang dari data Disdukcapil. Sejauh ini sudah dilakukan pengecekan data 325 orang, sedangkan 299 orang lainnya akan dilakukan di pengecekan selanjutnya. "Dari 325 orang yang sudah dicek, terdapat 31 mengakui ketidaktepatan berdasarkan data Disdukcapil. Sedangkan 294 orang tidak mengakui/menyanggah," jelas Purwosusilo. Kata Purwosusilo, sebanyak 294 orang yang menyanggah tersebut diberi kesempatan untuk melengkapi dokumen sanggahan pada Senin (18/3) besok Disdik DKI juga sudah memanggil mahasiswa tersebut untuk dilakukan tahapan validasi, verifikasi kembali dan survei ke lapangan untuk mengecek kebenarannya hingga tuntas.
















