Jakarta Dessert Week 2026 Resmi Dibuka, Kolaborasi Kuliner dan Musik
Sali Pawiatan
JAKARTA (ERAKINI) — Jakarta Dessert Week (JDW) 2026 resmi dibuka dan menghadirkan gelaran dessert terbesar di Jakarta selama 1–20 September 2026. Tahun ini, JDW mengangkat tema DANGDUT, bukan semata sebagai tema visual atau hiburan, tetapi sebagai upaya mendorong kolaborasi lintas subsektor antara musik dan kuliner.
Dangdut dipilih karena memiliki karakter yang sangat Indonesia, dekat dengan masyarakat, kuat secara budaya, dan terus berkembang mengikuti zaman. Melalui tema ini, JDW ingin menunjukkan bagaimana satu ekspresi budaya dapat diterjemahkan ke medium lain dan menciptakan pengalaman baru.
Dalam konteks yang lebih luas, kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat narasi soft power Indonesia.
“Soft power tidak akan tumbuh jika setiap subsektor bergerak sendiri-sendiri. Musik, kuliner, fesyen, film, desain, dan berbagai ekspresi budaya lainnya harus bisa saling terhubung dan memperkuat. Tahun ini kami mencoba menerjemahkan semangat itu secara sederhana melalui pertemuan antara dangdut dan dessert,” ujar Gupta Sitorus, Co-Founder Jakarta Dessert Week.
Melalui tema tersebut, para peserta JDW akan menghadirkan menu edisi terbatas yang menerjemahkan dangdut ke dalam rasa, tekstur, visual, hingga pengalaman dessert.
JDW 2026 kembali hadir melalui empat program utama: City Takeover, Dessert Markt, Industry & Media Gathering, serta Golden Swirl Awards. Program City Takeover berlangsung sepanjang 1–20 September 2026 dan melibatkan 42 brand dengan puluhan outlet yang tersebar di Jakarta. Pastry shop, bakery, restoran, hingga berbagai F&B brand akan menghadirkan menu spesial Jakarta Dessert Week yang hanya tersedia selama periode festival.

















