Main HP dalam Waktu yang Lama Bisa Picu Anak Jadi Tantrum
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) - Bermain menggunakan gawai atau HP dalam waktu lama dapat memicu munculnya perilaku negatif seperti tantrum pada anak.
Hal itu diungkapkan oleh Anggota Unit Kerja Koordinasi Tumbuh Kembang Pediatri Sosial Ikatan Dokter Anak Indonesia Dr. dr. I Gusti Ayu Trisna Windiani, Sp.A(K) dalam diskusi yang digelar secara daring pada Selasa (23/4/2024).
"Anak yang menonton atau mendapatkan paparan gadget lebih dari 20 menit, 66 persen mengalami tempered tantrum, karena penggunaan atau paparan gadget terlalu lama akan mengubah perilaku menjadi negatif," kata dokter yang biasa disapa Trisna itu.
Anak-anak, kata dia, bisa mengalami tantrum karena tidak suka ada perubahan mendadak saat melakukan hal yang disukai, yang terjadi ketika orang tua meminta anak melakukan aktivitas lain semasa asyik bermain menggunakan gawai.
Kemudian, anak-anak juga bisa tantrum jika mengalami infeksi, gangguan tidur, lelah, atau lapar serta belum punya keterampilan menanggulangi perasaan sendiri.
Trisna yang juga Dokter lulusan Universitas Udayana itu mengatakan bahwa tantrum dapat terjadi pada anak usia 18 bulan sampai empat tahun.
Ia menyebut bahwa tama dan frekuensi tantrum akan berkurang seiring dengan pertambahan usia anak.
Dijelaskan oleh Trisna bahwa tantrum merupakan bagian dari perkembangan emosional normal pada anak, tetapi bisa menjadi abnormal jika berlanjut dan tidak diintervensi.

















