Hati-Hati! Ini 6 Bahaya Kerja Lembur bagi Kesehatan Tubuh
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) - Jumlah jam kerja sekitar 40 jam per minggu masih dianggap wajar. Sayangnya, tak sedikit orang memilih bekerja lebih dari 40 jam per minggu lantaran berbagai alasan, seperti tenggat waktu pengumpulan pekerjaan yang makin dekat, ingin menyelesaikan pekerjaan yang tertunda, atau menambah penghasilan.
Hal tersebut tentunya dapat menyebabkan berbagai dampak buruk pada kesehatan. Namun, banyak orang yang tidak sadar akan bahaya kerja lembur bagi kesehatan.
Tak hanya gangguan kesehatan, kerja lembur yang dilakukan dalam jangka panjang juga berisiko terhadap keselamatan saat bekerja.
Dilansir dari laman Alodokter, berikut ini 6 dampak kerja lembur bagi kesehatan!
1. Depresi
Dampak kerja salah satunya adalah memperburuk bagi mental, termasuk depresi. Sebuah penelitian mengungkap bahwa orang yang bekerja 11 jam per hari lebih rentan mengalami stres daripada orang yang bekerja 7–8 jam per hari. Hal ini karena jam yang panjang dapat mengurangi waktu santai dan memicu otak untuk bekerja terlalu keras.

















