Aktor Refal Hady (dua dari kanan) berbagi tips memilih facial wash yang sesuai kebutuhan kulit wajahnya agar tidak iritasi dan tidak jerawatan. Foto : dok Wardah
JAKARTA (ERAKINI) – Kulit bersih dari kotoran, debu dan sisa penggunaan skincare bisa dimulai dengan membersihkan wajah menggunakan facial washdan cara penggunaannya yang tepat.
Memilih pembersih wajah yang terbaik berdasarkan jenis kulit tertentu memang esensial, namun yang tak kalah penting adalah memahami cara menggunakannya secara efektif.
Menurut dr. Hafiza Fikri Fadel, Sp.D.V.E, FINSDV, PGC, Dermatologist menjelaskan, “Menjaga keseimbangan pH kulit adalah langkah preventif yang sangat penting dalam dermatologi modern. Acid mantle berperan sebagai garda terdepan kulit dalam mempertahankan fungsi barrier. Oleh karena itu, jika kita terus menggunakan pembersih yang tidak sesuai dengan jenis kulit, maka timbul risiko inflamasi kronis dan gangguan hidrasi.”
Dengan alasan tersebut, Wardah menghadirkan inovasi terbaru melalui peluncuran Wardah Aloe Cica Hydramild Facial Wash dengan Low pH Formula yang secara khusus dapat menjawab kebutuhan kulit masyarakat Indonesia.
Diperkaya dengan Centella Asiatica (Cica), Aloe Vera, dan Panthenol, produk ini tidak hanya membersihkan secara lembut, tapi juga menjaga skin barrier dan menghidrasi kulit secara menyeluruh.
Formulasi Wardah Aloe Cica Hydramild Facial Wash diperkaya dengan tiga hero ingredients utama: Centella Asiatica (Cica), Aloe Vera, dan Panthenol. Ketiga kandungan ini bekerja sebagai anti-inflamasi, soothing agent, serta pelembab yang membantu menenangkan kulit dan mempertahankan hidrasi kulit.
“Terobosan Wardah Aloe Cica Hydramild Facial Wash merupakan inovasi skincare yang berbasis sains dan disesuaikan dengan kebutuhan kulit masyarakat Indonesia yang cenderung kering akibat paparan AC dalam ruangan. Dengan low pH formula serta perpaduan bahan aktif alami seperti Cica dan Aloe Vera, Kami ingin menghadirkan solusi pembersih wajah yang lembut namun tetap efektif, sehingga dapat digunakan setiap hari tanpa khawatir merusak skin barrier,” jelas Kenza Luthfiani, Brand Building Wardah Cleanser.
Produk ini telah teruji secara klinis dan menunjukkan hasil signifikan dalam menjaga kelembapan dan kenyamanan kulit. Berdasarkan uji efikasi, terdapat +3.77% peningkatan hidrasi, -14.81% pengurangan transepidermal water loss (TEWL), serta -40.32% penurunan sensasi kulit kering dan tertarik dalam satu kali pemakaian. Dengan pH yang mendekati pH alami kulit (4.5–5.5), produk ini menjaga stabilitas acid mantle untuk mencegah iritasi, breakout, maupun early aging.
Sementara itu, Refal Hady, Public Figure menjelaskan, “Dulu aku belum terlalu paham soal pentingnya pH di produk pembersih wajah. Sebelumnya asal bersih dan nggak bikin jerawatan, ya sudah. Tapi ternyata kulitku sering terasa kering, ketarik, dan gampang iritasi. Setelah mulai pakai facial washdengan low pH formula, baru kerasa perbedaannya. Kulit jadi lebih tenang, lembab, dan lebih cerah. Buat aku yang punya aktivitas padat dan sering kena debu atau sinar matahari, perubahan ini cukup signifikan buat bantu jaga kesehatan kulit sehari-hari tanpa khawatir rasa kering ketarik,’’ imbuhnya.