Pendaftaran Sekolah Kedinasan sudah dibuka sejak 15 Mei hingga 13 Juni 2024. Foto: Ilustrasi/STIN BIN
JAKARTA, (ERAKINI) - Pendaftaran Sekolah Kedinasan sudah dibuka sejak 15 Mei hingga 13 Juni 2024. Untuk tahun ini tersedia total formasi berjumlah 3.445 orang yang akan diikuti delapan Kementerian/Lembaga penyelenggara Sekolah Kedinasan.
Berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permen PANRB) Nomor 20 Tahun 2021, yang dimaksud dengan sekolah kedinasan adalah perguruan tinggi yang diselenggarakan kementerian/lemabaga dengan pola ikatan dinas dan/atau pola pembibitan.
Jika mengacu definisi di atas, dapat artikan alumni sekolah ikatan dinas dapat langsung bekerja di kementerian/lembaga pemerintah yang menaunginya. Tetapi perlu dicatat, bahwa tidak semua lulusan sekolah kedinasan memiliki ikatan dinas atau langsung bekerja sebagai pegawai negeri sipil (PNS). Sebab ada juga sekolah non ikatan dinas yang tidak menjamin para lulusannya bekerja di instansi pemerintahan.
Sekolah non ikatan dinas ini hanya berafiliasi dengan instansi, lembaga, atau kementerian dalam penyelenggaraan pendidikan, tetapi tidak memiliki perjanjian ikatan dinas setelah lulus. Beberapa sekolah non ikatan dinas antara lain, Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung, Politeknik Kesehatan (Poltekkes), Politeknik Pekerjaan Umum Semarang, Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta, Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor, Politeknik Negeri Nuklir, dan Politeknik Energi dan Akamigas Cepu.
Adapun Sekolah Kedinasan yang berstatus Ikatan Dinas di Indonesia, hanya ada 12. Berikut daftar 12 sekolah kedinasan yang lulusannya dijamin jadi kerja 1adi PNS:
1. Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN
STAN bertransformasi menjadi Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN). Kampus yang selalu ramai peminat ini dinaungi oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jurusan Kuliah:
D-IV Akuntansi Sektor Publik
D-IV Manajemen Aset Publik
D-IV Manajemen Keuangan Negara
2. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)
Kampus yang berada di bawah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini memiliki tujuan untuk mempersiapkan kader pemerintahan, baik di tingkat daerah maupun pusat. Makanya, lulusan kampus IPDN bakal bekerja di sektor-sektor pemerintahan.
Prodi IPDN:
Fakultas Politik Pemerintahan IPDN
Jurusan Politik Indonesia Terapan
Jurusan Kebijakan Publik
Jurusan Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat
Fakultas Manajemen Pemerintahan
Jurusan Administrasi Pemerintahan Daerah
Jurusan Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik
Jurusan Keuangan Publik
Jurusan Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan
Fakultas Perlindungan Masyarakat
Jurusan Perpolisian Tata Pamong
Jurusan Studi Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Jurusan Manajemen Keamanan dan Keselamatan Publik
3. Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip)
Poltekip merupakan sekolah dinas di bawah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Kampus ini ditujukan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang ahli di bidang pemasyarakatan.
4. Politeknik Imigrasi (Poltekim)
Sama halnya dengan Poltekip, Poltekim juga dinaungi oleh Kemenkumham. Poltekim belajar tentang imigrasi. Lulusan sekolah dinas ini nantinya akan ditempatkan di kantor imigrasi yang ada di Indonesia atau di unit imigrasi sebagai perwakilan luar negeri Indonesia.
Jurusan Kuliah:
D-III Keimigrasian
D-IV Hukum Keimigrasian
D-IV Administrasi Keimigrasian
D-IV Manajemen Teknologi Keimigrasian
5. Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI)
PTDI yang bernaung di Bawah Kemenhub ini menyelenggarakan pendidikan vokasi di bidang transportasi darat.
6. Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI)
PPI merupakan perguruan tinggi pencetak lulusan yang cakap dalam bidang perkeretaapian, baik pada level merencanakan merawat, menguji, menginspeksi, hingga mengaudit.
Jurusan kuliah:
D-III Teknologi Bangunan dan Jalur Perkeretaapian
D-III Teknologi Elektro Perkeretaapian
D-III Manajemen Transportasi Perkeretaapian
D-III Teknologi Mekanika Perkeretaapian
7. Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP)
Kampus yang juga masih dinaungi Kemenhub ini berhubungan dengan transportasi laut. STIP membuka tiga jurusan sarjana terapan, yakni:
D-IV Nautika
D-IV Teknika
D-IV Ketatalaksanaan Angkatan Laut dan Kepelabuhan (KALK)
8. Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI)
PPI juga salah satu kampus asuhan Kemenhub berkaitan dengan transportasi udara. PPP cocok buat kamu yang memiliki minat di bidang penerbangan.
Jurusan Kuliah:
D-III Teknik Bangunan dan Landasan
D-III Teknik Mekanikal Bandar Udara
D-III Penerangan Aeronautika
D-III Pertolongan Kecelakaan Penerbangan
D-III Operasi Bandar Udara
D-IV Penerbang
D-IV Teknik Pesawat Udara
D-IV Teknik Navigasi Udara
D-IV Teknik Listrik Bandara
D-IV Lalu Lintas Udara
9. Politeknik Statistika STIS (Polstat STIS)
Polstat STIS dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Prodi di kampus ini hanya terdiri dari tiga jurusan vokasi, yaitu.
D-III Statistika
D-IV Statistika
D-IV Komputasi Statistik
10. Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG)
STMKG merupakan PTK yang bertujuan menghasilkan sumber daya manusia yang berwawasan dalam bidang meteorologi, klimatologi, geofisika, dan instrumentasinya. Ada 4 jurusan D4 di STMKG, yaitu:
D-IV Meteorologi
D-IV Klimatologi
D-IV Geofisika
D-IV Instrumentasi
11. Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN)
STIN berada di bawah pengelolaan Badan Intelijen Negara (BIN). Berbeda dengan PTK atau sekolah kedinasan lainnya, STIN hanya menawarkan program sarjana (S-1) sebagai jenjang pendidikan awal. Sementara untuk jurusannya, STIN memiliki empat jurusan kuliah S1, yaitu:
Jurusan Agen Intelijen
Jurusan Teknologi Intelijen
Jurusan Cyber Intelijen
Jurusan Ekonomi Intelijen
12. Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN)
Poltek SSN dikelola Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Kuliah di Poltek SSN artinya siap ditempa menjadi seorang profesional di bidang persandian dan keamanan informasi. Poltek SSN memiliki tiga jurusan dengan jenjang D-IV, yaitu:
D-IV Rekayasa Keamanan Siber
D-IV Rekayasa Kriptografi
D-IV Rekayasa Perangkat Keras Kriptografi