Sering Tidur Ngorok? Kenali Penyebab, Dampak dan Cara Mengatasinya!
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) - Ngorok atau dengkuran adalah suara kasar yang muncul saat seseorang tidur akibat tersumbatnya sebagian saluran pernapasan. Getaran pada jaringan di tenggorokan dan hidung inilah yang menimbulkan bunyi khas saat tidur.
Meski sering dianggap sepele, ngorok bisa menjadi tanda adanya gangguan serius pada sistem pernapasan, termasuk sleep apnea, kondisi yang menyebabkan seseorang berhenti bernapas sesaat ketika tidur. Berikut ini penjelasan lengkapnya, dirangkum dari berbagai sumber!
Mengapa Seseorang Bisa Ngorok?
Ngorok terjadi ketika aliran udara tidak lancar akibat penyempitan saluran pernapasan. Hal ini bisa disebabkan oleh banyak faktor, seperti:
- Otot tenggorokan melemah, terutama karena proses penuaan
- Obesitas, yang menyebabkan penumpukan lemak di sekitar leher
- Hidung tersumbat akibat pilek, sinusitis, atau alergi
- Tulang hidung bengkok (deviasi septum)
- Pembengkakan amandel atau kelenjar adenoid
- Gangguan tiroid (gondok)
- Kelainan bentuk rahang atau wajah
Selain penyebab medis, ada pula faktor risiko yang memperburuk ngorok, seperti kebiasaan minum alkohol, konsumsi obat penenang, kehamilan, dan kelelahan ekstrem.

















