Mitos atau Fakta: ‘Tidur di Dekat Ponsel Berbahaya’? Simak Penjelasannya di Sini!
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) - Masih banyak yang belum benar-benar paham: apakah tidur dengan ponsel di dekat kepala berbahaya atau justru aman-aman saja? Sebagian orang menganggapnya hal sepele, tapi banyak juga yang meyakini bisa memicu gangguan kesehatan serius seperti gangguan tidur bahkan kanker.
Lantas bagaimana kenyataannya?
Kebiasaan tidur di dekat ponsel umumnya terjadi karena ponsel kerap menjadi teman sebelum tidur, digunakan untuk menonton video, berselancar di media sosial, mendengarkan musik, hingga membaca berita. Kadang-kadang, seseorang tertidur dengan ponsel masih digenggam, atau sengaja menaruhnya di dekat bantal agar alarm pagi bisa terdengar jelas.
Melansir Alodokter, tidur dengan posisi ponsel yang terlalu dekat ternyata bisa membawa dampak yang tidak baik untuk kesehatan.
Dampak Negatif Tidur dengan Ponsel di Dekat Kepala
1. Kualitas Tidur Menurun
Salah satu masalah utama adalah cahaya biru yang dipancarkan dari layar ponsel. Paparan cahaya ini dapat mengganggu produksi melatonin—hormon yang berperan penting dalam mengatur waktu tidur. Akibatnya, tubuh menjadi lebih sulit merasa mengantuk meskipun waktu sudah larut malam.
Selain itu, jika ponsel tidak dalam mode senyap, bunyi notifikasi atau panggilan bisa mengganggu tidurmu. Meskipun kamu tidak terbangun sepenuhnya, tidurmu bisa terganggu tanpa sadar, membuat kualitas istirahatmu jadi buruk.
2. Risiko Kelelahan dan Gangguan Mood
Kurang tidur tidak hanya membuat tubuh terasa lelah keesokan harinya, tapi juga bisa menyebabkan konsentrasi menurun, emosi tidak stabil, dan mood yang mudah berubah. Dalam jangka panjang, pola tidur yang terganggu bisa berkontribusi terhadap berbagai masalah kesehatan mental dan fisik.
3. Risiko Terbakar (Meski Jarang)
Beberapa model ponsel—terutama yang tidak memiliki sistem pendingin baterai yang baik—bisa menjadi panas saat digunakan dalam waktu lama atau saat sedang mengisi daya. Dalam kasus yang sangat jarang, ponsel bisa menyebabkan percikan api atau bahkan terbakar. Bila perangkat ini berada di dekatmu saat tidur, tentu berisiko menyebabkan luka atau kecelakaan.
Tidur Dekat HP Bisa Menyebabkan Kanker, Benarkah?
Beredar kabar bahwa ponsel dapat memicu kanker karena memancarkan gelombang radio. Namun, hingga saat ini belum ada bukti ilmiah kuat yang menyatakan bahwa radiasi dari ponsel bisa menyebabkan kanker.
Ponsel memang memancarkan radiasi non-ionizing (bukan radiasi berbahaya seperti sinar-X atau radiasi nuklir). Gelombang ini tergolong lemah dan tidak mampu merusak DNA sel. Jadi, kamu tidak perlu terlalu khawatir soal kanker, tapi tetap disarankan menjaga jarak demi alasan kenyamanan dan kualitas tidur.
Tips Menghindari Kebiasaan Tidur Dekat Ponsel
- Matikan ponsel atau aktifkan mode pesawat sebelum tidur.
- Letakkan ponsel di meja atau rak, bukan di atas tempat tidur.
- Jauhkan layar dari mata minimal satu jam sebelum tidur.
- Gunakan alarm jam manual sebagai pengganti alarm HP.
- Bila sulit mengendalikan penggunaan ponsel malam hari, pertimbangkan untuk berkonsultasi ke psikolog atau terapis.
Jadi, kesimpulannya: tidur dekat ponsel mungkin sudah jadi kebiasaan banyak orang, tetapi dampaknya bisa cukup mengganggu—terutama terhadap kualitas tidur. Meski belum terbukti menimbulkan kanker, paparan cahaya biru dan gangguan notifikasi bisa menyebabkan tidurmu tidak maksimal. Demi kesehatan jangka panjang, mulailah biasakan untuk menjauhkan ponsel saat waktu tidur tiba.


















