Beberapa keluhan kesehatan yang umum terjadi usai libur Lebaran adalah fisik melemah, kurang tidur, stres, dan ada anggota keluarga yang sakit. Termasuk juga penyakit menulap yang perlu segera diobati.
Praktisi kesehatan masyarakat dr Ngabila Salama membagikan beberapa cara untuk menghadapi keluhan kesehatan akibat kelelahan usai libur dan mudik Lebaran.
Dia mengingatkan, jika ada penyakit menular yang membahayakan diri sendiri dan orang lain, perlu segera diobati. "Seperti batuk, pilek, flu singapura atau Hand Mounth Foot Disease (HMFD), campak, diare, hepatitis, demam berdarah dan lainnya.
Jika tidak kuat beraktivitas karena keluhan yang cukup mengganggu, seperti pusing, mual, muntah atau lemas, pastikan segera berobat ke fasilitas kesehatan terdekat untuk diobati segera.
Berikutnya, pentingnya istirahat yang cukup jika tidur kurang dari lima jam sehari, khususnya dalam 7-14 hari terakhir.
"Kurang tidur membuat sulit konsentrasi, pikun, kehilangan motivasi, temperamen atau mengantuk sepanjang hari. Tidur nyenyak kunci penting menjaga kesehatan fisik, mental, dan emosional," ungkap Ngabila dikutip dari Antara, Selasa (16/4/2024).
Dalam jangka panjang, kata dia, kurang tidur bisa memicu penyakit kronis, seperti diabetes, gangguan jantung, tekanan darah tinggi, obesitas, depresi dan penurunan imunitas.
Ngabila tidak menganjurkan masuk kerja jika dalam kondisi stres atau suasana hati yang buruk. Sebab hal itu justru mengganggu interaksi dengan lingkungan kerja. "Produktivitas juga kerja juga kan bisa menurun," kata Ngabila.
Jika harus beraktivitas rutin kembali di kantor, ia meminta masyarakat memastikan kondisi dirinya tidak terkena penyakit menular yang membahayakan orang sekitar, contohnya yakni batuk dan pilek, flu Singapura, campak, diare, hepatitis atau demam berdarah (dengue).
"Kalaupun masuk kerja dalam keadaan sakit, mohon terapkan pola hidup bersih 3M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak agar tidak terjadi penularan,” sebut Ngabila.
Menurut Ngabila, dengan menjaga kesehatan tubuh diri sendiri, tiap individu pun tidak hanya bisa bekerja lebih produktif namun juga lebih maksimal menjaga anggota keluarga apabila ada yang sakit pasca mudik.
Untuk itu, ia meminta masyarakat tidak abai pada gejala apapun yang dirasakan. “Prinsipnya lebih cepat penyakit atau keluhan dideteksi, lebih cepat berobat, akan cepat sembuh dan tidak menyebabkan kematian, produktivitas kerja terus terjaga,” tutupnya.