JAKARTA, (ERAKINI) - Industri film fiksi ilmiah kembali menghadirkan kisah tentang ancaman artificial intelligence (AI) yang lepas kendali. Kali ini melalui film thriller aksi berjudul ‘Dragn’, yang baru saja merilis trailer resminya melalui perusahaan distribusi Cineverse dan portal horor ternama Bloody Disgusting.
Film ini mengangkat tema klasik namun semakin relevan di era digital: mesin berbasis AI yang berbalik menjadi ancaman bagi manusia. Selain menampilkan aksi menegangkan, film ini juga mengeksplorasi beberapa tema besar, antara lain bahaya penggunaan AI dalam teknologi militer, rapuhnya psikologi manusia ketika menghadapi ancaman teknologi dan pertarungan manusia melawan sistem otomatis yang tak lagi bisa dikendalikan. Berikut ini sinopsisnya!
Sinopsis Film ‘Dragn’
Cerita dalam film ‘Dragn’ berpusat pada sekelompok karyawan yang mengikuti kegiatan team building perusahaan di sebuah lokasi terpencil. Apa yang awalnya dimaksudkan sebagai perjalanan santai untuk mempererat hubungan kerja berubah menjadi mimpi buruk.
Tanpa mereka sadari, kawasan tersebut telah menjadi arena perburuan bagi drone bersenjata yang digerakkan oleh kecerdasan buatan. Drone-drone tersebut tidak hanya canggih, tetapi juga dirancang dengan bentuk menyerupai naga mekanis, lengkap dengan ekor dan struktur tubuh futuristik yang menyeramkan.
Seiring meningkatnya teror, para karakter harus berjuang bertahan hidup dari mesin pembunuh yang terus memburu mereka tanpa henti. Dengan latar dunia yang semakin terdigitalisasi, film ini mencoba menggambarkan kemungkinan mengerikan ketika teknologi perang berkembang melampaui kendali manusia.
Film ‘Dragn’ menghadirkan sejumlah aktor internasional, di antaranya James Paxton, Lilly Krug, Carlos Bardem, Alice Pagani, Jadran Malkovich, Franz Drameh dan Alex Lane.
Berbeda dengan banyak film blockbuster, ‘Dragn’ tidak akan tayang di bioskop. Film ini akan langsung dirilis melalui platform Video on Demand (VOD). Cineverse dijadwalkan merilis film tersebut di Amerika Serikat mulai 17 Maret 2026 mendatang.