Poster resmi film 'Superman' karya James Gunn. Film yang saat ini tayang banjir pujian dan disebut-sebut terbaik sejak era Christopher Reeve. (Foto: DC Studios).
JAKARTA, (ERAKINI) - Film ‘Superman (2025)’ yang baru saja tayang reguler minggu ini langsung mendapat sambutan positif dari para kritikus. Karya terbaru James Gunn ini dinilai menghadirkan napas baru dalam dunia film superhero, khususnya adaptasi DC Comics. Pujian mengalir tidak hanya untuk sang sutradara, tapi juga jajaran pemeran yang dianggap sukses merepresentasikan karakter ikonik dengan pendekatan yang menyegarkan.
Situs agregator Rotten Tomatoes mencatat skor 82% dari total 327 ulasan kritikus per Sabtu (12/7/2025). Angka ini terbilang impresif jika dibandingkan dengan film-filmSuperman sebelumnya dalam semesta DCEU. Sebagai perbandingan, ‘Man of Steel’ hanya meraih 57% dari 340 ulasan, sementara ‘Batman Vs Superman: Dawn of Justice’ tercatat jauh lebih rendah, yakni 28% dari 436 ulasan.
Sejumlah kritikus film memuji pendekatan ringan namun menghibur yang diusung James Gunn. Matt Singer dari ScreenCrush menyebut film ini sebagai ‘angin segar’ untuk dunia film superhero yang belakangan kerap dianggap stagnan.
Bill Goodykoontz dari Arizona Republic turut mengungkapkan kesan positif, menggambarkan film ini sebagai hiburan yang ringan namun relevan. “Film ini tidak membuat kepala pening, tapi sangat menyenangkan untuk ditonton,” tulisnya.
David Corenswet menuai banyak apresiasi atas perannya sebagai Superman. Odie Henderson dari Boston Globe bahkan menyebut penampilannya sebagai versi terbaik sejak ikon legendaris Christopher Reeve.
James Gunn juga dipuji atas pemilihan aktor yang tepat. Rachel Brosnahan dinilai tampil kuat sebagai Lois Lane, sedangkan Nicholas Hoult berhasil memberi warna baru pada karakter Lex Luthor. Ann Hornaday dari Washington Post menilai chemistry antar pemain utama sangat solid dan mampu membuka era baru bagi Superman, Lois, dan Lex."Superman belum pernah terasa sehidup ini sejak Christopher Reeve membuat kita percaya bahwa seseorang bisa terbang," tulis Henderson.
Meski mayoritas ulasan bernada positif, beberapa kritikus mengaku kurang puas, terutama pada aspek penceritaan. Peter Howell dari Toronto Star menyebut alur cerita terasa bertele-tele meskipun visual dan adegan aksinya sangat memukau. "Gunn sangat piawai dalam membangun dunia dan menyuguhkan aksi luar angkasa, tetapi dalam hal penulisan naskah, dia belum benar-benar kuat," ujar Howell.
Film‘Superman (2025)’ menjadi proyek perdana James Gunn dalam membangun semesta baru DC Universe setelah sebelumnya sukses di Marvel melalui trilogi ‘Guardians of the Galaxy’. Ia bertindak sebagai penulis sekaligus sutradara dalam proyek ini.
Film ini menandai dimulainya era baru DCU dan menjadi bagian pertama dari saga bertajuk ‘Chapter One: Gods and Monsters’. Cerita berfokus pada keseimbangan yang harus dijaga Clark Kent antara identitasnya sebagai manusia biasa dan warisan sebagai makhluk Krypton. Uniknya, film ini tidak lagi mengisahkan awal mula kedatangan Superman ke Bumi, melainkan langsung menempatkannya dalam dunia yang sudah mengenal kehadirannya.
Karakter-karakter utama seperti Lois Lane dan Lex Luthor juga telah berada dalam dinamika hubungan yang sudah berkembang—Lois telah mengenal Clark, dan Lex sudah membenci Superman meski keduanya belum pernah berinteraksi langsung.
Selain Corenswet, film ini juga dibintangi oleh Rachel Brosnahan, Nicholas Hoult, Edi Gathegi, Anthony Carrigan, Nathan Fillion, dan Isabela Merced. Ceritanya mengambil latar ketika Clark Kent berusaha menyeimbangkan kehidupan sebagai jurnalis di Smallville dengan takdirnya sebagai penyelamat Bumi.
Film ‘Superman (2025)’ sejauh ini menjadi salah satu rilisan superhero paling menjanjikan, bahkan berhasil melampaui ekspektasi banyak penggemar yang skeptis terhadap reboot karakter ikonik ini. Dengan respons awal yang sangat positif, film ini berpotensi menjadi tonggak baru kebangkitan DC di layar lebar.