Salah satu adegan dalam official trailer film 'The Sun Gazer: Cinta dari Langit'. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop mulai 21 Agustus 2025 mendatang. (Foto: YouTube/Warna Pictures).
JAKARTA, (ERAKINI) - Sebuah film terbaru berjudul ‘The Sun Gazer: Cinta dari Langit’ akan segera dihadirkan oleh Warna Pictures yang berkolaborasi dengan Koperasi BMI Group. Film ini akan mulai secara serentak di seluruh tanah air pada akhir mendatang.
Film ‘The Sun Gazer: Cinta dari Langit’ yang disutradarai oleh Jastis Arimba ini akan menyuguhkan sebuah perjalanan batin tentang cinta, pengorbanan, dan keberanian menerima takdir dengan lapang dada.
Diadaptasi dari novel yang terinspirasi oleh kisah nyata, berjudul ‘Sang Penatap Matahari’ (The Sun Gazer), film ini menghadirkan deretan aktor dan aktris papan atas seperti Mario Irwinsyah, Ratu Anandita, Revalina S. Temat, Niniek L. Karim, Dewi Yull, Miqdad Addausy, Adhin Abdul Hakim, Tegar Satrya, Rizky Hanggono, Elvira Aminiti, Azamy Syauqi, dan Rania Mas’ad, film ini menjanjikan sajian emosional yang menyentuh hati. Berikut ini sinopsisnya!
Kanal YouTube Warna Pictures telah merilis official trailer dari film ‘The Sun Gazer: Cinta dari Langit’. Berdasarkan dari trailer yang dirilis tersebut, film ini menyuguhkan kisah yang bermula dari kehidupan rumah tangga Moyer dan Asiyah yang telah lama menikah, hidup bahagia. Namun, kebahagiaan mereka terasa belum utuh karena belum juga diberi momongan. Ketika akhirnya Moyer memutuskan untuk melakukan pemeriksaan medis, kenyataan pahit pun terungkap—ia dinyatakan tidak mampu memiliki keturunan.
Vonis tersebut sulit diterima oleh Asiyah dan keluarganya. Mereka berusaha membuktikan bahwa diagnosis dokter salah, dan Moyer pun menjalani berbagai pengobatan. Namun, sekeras apa pun usahanya, kenyataan tetap tak bisa diubah. Menyadari ketidakmampuannya, Moyer mengambil keputusan besar yang mengubah hidupnya: ia memilih menceraikan Asiyah, demi membebaskan sang istri dari kemungkinan masa depan yang penuh beban emosional.
Perceraian ini mengguncang keluarga besar mereka. Asiyah menerima kenyataan dengan berat hati, sementara Moyer tenggelam dalam kesepian dan kehilangan arah hidup. Dukungan dari sahabatnya, Yudha, menjadi titik balik dalam hidup Moyer. Ia mulai membangun kembali semangatnya lewat aktivitas sun gazing—ritual menyerap energi positif dari matahari pagi, yang sekaligus menjadi jalan untuk menenangkan jiwanya.
Takdir kemudian mempertemukannya dengan Aisha, seorang desainer interior yang ditugaskan untuk menata ulang rumah barunya. Kebersamaan dengan Aisha menyalakan kembali semangat hidup dalam diri Moyer. Namun, di saat yang bersamaan, hadir pula Maria—sosok wanita yang tulus menerima Moyer apa adanya, tanpa mempermasalahkan kekurangannya.
Moyer pun dihadapkan pada dilema: apakah ia akan membuka hatinya untuk cinta yang baru, meski ia menyadari keterbatasannya sebagai pria yang tak bisa memberikan keturunan? Ataukah ia akan tetap memilih menjalani hidup sendirian, demi tidak menyakiti hati perempuan yang mencintainya? Tunggu jawabannya saat tayang nanti!