Kolase poster dari film-film Indonesia yang tayang Januari 2026, dari teror mistis hingga cinta penuh luka. (Foto: Akhmad Baihaqi Arsyad/Erakini/Photoeditor/IMDb).
JAKARTA, (ERAKINI) - Memasuki awal tahun 2026, industri perfilman Indonesia kembali menunjukkan geliatnya dengan deretan film layar lebar yang siap meramaikan bioskop Tanah Air.
Beragam genre dihadirkan untuk memanjakan penonton, mulai dari horor sarat mitos lokal, drama emosional yang menyentuh relung hati, romansa penuh konflik batin, hingga kisah keluarga yang memantik renungan mendalam.
Januari 2026 menjadi momen penting dengan kehadiran film-film yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menawarkan cerita kuat, isu relevan, serta eksplorasi emosi yang intens.
Berikut deretan film Indonesia yang dijadwalkan tayang sepanjang Januari 2026 dan patut masuk daftar tontonan Anda, dirangkum Erakini, Kamis (25/12/2025)!
Satu lagi filmdrama Tanah Air bakal segera hadir, yaitu film berjudul ‘Musuh dalam Selimut’. Film penuh intrik ini bakal hadir pada awal Januari 2026 mendatang yang kemungkinan bakal membikin gregetan, emosi dan mungkin curiga sama sahabat sendiri.
Di bawah arahan sutradara Hadrah Daeng Ratu, kisah ini menghadirkan drama tentang persahabatan palsu, cinta yang tercabik, dan pengkhianatan yang datang dari orang yang tak pernah disangka.
Film ini bakal dibintangi oleh Yasmin Napper sebagai Gadis, Arbani Yasiz sebagai Dika, Megan Domani sebagai Suzy, Fitria Rasyidi, Willem Bevers, Cakrawala Airawan dan Chrismanto Eka Prastio. Berikut ini sinopsisnya!
Sebagaimana dilihat dalam official Trailer yang dirilis dari kanal YouTube Cinema 21, film ‘Musuh dalam Selimut’ langsung mengenalkan penonton pada Susi (Megan Domani) dan Gadis (Yasmin Napper). Cerita bermula sederhana, Susi mengejar kucingnya yang kabur ke rumah Gadis. Dari situ, keduanya saling mengenal, lalu perlahan menjadi akrab.
Gadis hidup bahagia dengan suaminya, Dika (Arbani Yasiz). Hubungan mereka harmonis, setidaknya di awal. Segalanya mulai berubah sejak Susi semakin sering hadir dalam kehidupan rumah tangga mereka.
Suatu malam, sebelum makan malam bersama, Susi tanpa basa-basi muncul dan mengajak mereka bermain monopoli. Gadis yang lugu dan berhati lembut justru mempersilakan Susi ikut makan. Dari kesempatan kecil itu, kedekatan Dika dan Susi perlahan tumbuh diam-diam.
Dalam teaser, ada momen yang menghantam perasaan: Gadis, yang tengah hamil, mulai menangkap gelagat aneh. Tatapan mencurigakan, gestur mengundang tanya, dan momen-momen kecil yang membuat hatinya koyak. Bagaimana kelanjutan kisahnya? Film ‘Musuh dalam Selimut’ bakal tayang mulai 8 Januari 2026 di seluruh jaringan Cinema XXI!
Sebuah film baru bertajuk ‘Suka Duka Tawa’ siap menyapa penonton Indonesia pada awal Januari 2026 mendatang. Filmdrama-komedi ini menjadi debut penyutradaraan film panjang Aco Tenriyagelli, yang menggandeng BION Studios dan Spasi Moving Image sebagai rumah produksi.
Naskah film ‘Suka Duka Tawa’ ditulis oleh Indriani Agustina, dengan Tersi Eva Ranti dan Ajish Dibyo bertindak sebagai produser. Mengambil sudut pandang intim tentang kehidupan seorang komika perempuan, film ini menjanjikan cerita yang hangat sekaligus menggelitik.
Tidak hanya menghadirkan lelucon khas dunia stand-up comedy, ‘Suka Duka Tawa’ juga menyingkap lapisan emosional yang selama ini jarang terlihat dari para komika, perjalanan batin, pergulatan identitas, serta pertarungan menghadapi trauma lewat tawa. Berikut ini sinopsisnya!
Film ‘Suka Duka Tawa’ membawa kisah tentang tokoh utama, tawa yang kerap menjadikan panggung sebagai tempat menuangkan luka-lukanya. Salah satu materi yang ia bagikan adalah tentang ayahnya, Keset, yang pergi meninggalkan dirinya dan sang ibu, Cantik, ketika ia masih kecil.
Cerita yang penuh getir, namun Tawa menyampaikannya dengan senyum, mengundang tawa sambil menyimpan pedih di baliknya. Aktris Rachel Amanda dipercaya memerankan sosok Tawa.
Kemudian ‘Suka Duka Tawa’ juga diperkuat jajaran aktor dan komika yang sudah dikenal publik, seperti: Teuku Rifnu Wikana, Marisa Anita, Enzy Storia, Abdel Achrian, Bintang Emon, Gilang Bhaskara, Arif Brata, Mang Saswi, Myesha Lin, Runny Rudiyanti, Nazira C. Noer, hingga Agnes Naomi.
Bagaimana kelengkapan kisahnya? Tunggu saja tanggal tayangnya! Film ‘Suka Duka Tawa’ dijadwalkan tayang di bioskop mulai 8 Januari 2026 mendatang.
Para pecinta filmhoror Tanah Air bisa bersiap dari sekarang karena satu tontonan terbaru berjudul ‘Penunggu Rumah: Buto Ijo’ bakal hadir di awal tahun 2026 mendatang.
Digarap oleh sutradara Achmad Romie, film ini akan menghadirkan reinterpretasi segar sekaligus kelam dari legenda rakyat Timun Mas. Alih-alih sekadar menjadi monster menakutkan, Buto Ijo digambarkan sebagai sosok yang menuntut janji lama, sebuah sisi yang jarang diangkat dalam cerita rakyat.
Diproduksi oleh Creator Media, Maxstream Studios, Serujuga Film Studio, dan Vibe, Penunggu Rumah: Buto Ijo siap menghadirkan mimpi buruk baru di layar lebar. Jajaran pemeran yang hadir di film ini di antaranya Gandhi Fernando, Celine Evangelista, Valerie Thomas, Adnan Djani, Meryem Hasanah, Pratito Wibowo, serta Arie Dwi Andhika. Berikut ini sinopsisnya!
Film ‘Penunggu Rumah: Buto Ijo’ mengisahkan sebuah keluarga yang baru saja menempati rumah tua berharga miring, tanpa mengetahui bahwa bangunan itu memiliki penjaga berbahaya yang tak pernah tidur.
Rumah tersebut tampak biasa dari luar, tetapi menyimpan rahasia gelap yang perlahan muncul setelah keluarga itu tinggal di dalamnya. Mulai dari pintu yang terbuka dan tertutup sendiri, suara tak kasatmata, hingga bayangan raksasa di pojok ruangan, semua menjadi petanda kehadiran sosok penjaga gaib.
Anak bungsu keluarga itu bahkan mulai merasakan tatapan dan desahan makhluk bertubuh besar yang selalu mengawasinya. Ketegangan memuncak ketika keluarga tersebut menyadari bahwa rumah itu berada di bawah kekuasaan Buto Ijo, dan ia tidak menyukai pendatang.
Mereka pun terjebak dalam rangkaian kejadian mengerikan, berusaha mencari cara untuk melindungi diri sekaligus memahami apa yang sebenarnya diinginkan sang penunggu rumah. Konflik inti film ini berputar pada upaya keluarga itu bertahan hidup, sementara teror yang mereka hadapi semakin intens dan tidak lagi bisa diabaikan.
Dalam banyak kepercayaan masyarakat, makhluk seperti Buto Ijo dianggap sebagai penjaga suatu wilayah yang menuntut rasa hormat terhadap alam dan dunia tak terlihat. Film ini menegaskan kembali kepercayaan tersebut dengan pendekatan yang lebih modern dan dramatis. Teror resmi ‘Penunggu Rumah: Buto Ijo’ bakal dimulai pada 15 Januari 2026 di Cinema XXI.
Filmdrama romantis ‘Bidadari Surga’ siap menyapa penonton Tanah Air mulai pertengahan Januari 2026 mendatangg. Karya terbaru arahan sutradara Indra Gunawan ini mempertemukan pasangan selebritas Rey Mbayang dan Dinda Hauw dalam sebuah kisah cinta yang sarat konflik batin, nilai keyakinan, dan proses perubahan diri.
Poster resmi film produksi Max Picture telah dirilis, menampilkan Rey dan Dinda berjalan berdampingan sambil bergandengan tangan, sebuah visual yang memberi isyarat akan romansa lembut namun penuh tantangan.
Selain Rey Mbayang dan Dinda Hauw, film ‘Bidadari Surga’ juga diperkuat oleh jajaran pemeran lainnya Indro Warkop, Ibnu Wardhani, Tomy Babbap, Nessa Aqila, Dodi Hidayatullah dan Oka Sugawa. Berikut ini sinopsisnya!
Sebagaimana dilihat dari trailer yang dirilis oleh kanal YouTube Cinema 21, film ‘Bidadari Surga’ mengangkat perjalanan emosional dua insan dengan latar belakang hidup yang bertolak belakang.
Rey Mbayang memerankan Taufan, seorang YouTuber kaya raya dan populer berkat konten-kontennya yang kerap memicu kontroversi. Kehidupan glamor dan bebas yang ia jalani mulai goyah ketika ia bertemu Nadia Suciningrum (Dinda Hauw), putri seorang kiai kharismatik H. Suciningrum (Indro Warkop). Nadia digambarkan sebagai perempuan sederhana, taat beragama, dan teguh memegang prinsip hidup.
Konflik memuncak saat Taufan meminta Nadia melepas hijab demi kebutuhan konten. Penolakan tegas Nadia justru menjadi titik balik yang membuat Taufan terpikat dan jatuh cinta. Keteguhan sikap Nadia membuka mata Taufan, mendorongnya menapaki perjalanan baru yang penuh pergulatan batin demi mendapatkan cinta dan restu keluarga sang pujaan hati.
Dengan balutan drama emosional, nilai religius, dan romansa yang hangat, Bidadari Surga digadang-gadang menjadi salah satu tontonan pembuka tahun 2026 yang menyentuh hati dan mengajak penonton merenungi arti cinta, keyakinan, serta perjalanan hidup. Film romansa ‘Bidadari Surga’ dijadwalkan mulai tayang di bioskop 15 Januari 2026 mendatang.
Satu lagi film Tanah Air yang menarik dinantikan, yaitu film berjudul ‘Esok Tanpa Ibu’. Disutradarai oleh Ho Wi-ding, film ini dijadwalkan mengudara di seluruh bioskop Indonesia mulai akhir Januari 2026 mendatang.
Skenarionya ditulis oleh Gina S. Noer, Diva Apresya, dan Melarissa Sjarief yang ceritanya menelusuri isu keluarga, kehilangan, dan harapan yang dekat dengan pengalaman banyak orang. Menariknya, film ini turut dibintangi oleh aktris papan atas Tanah Air yaitu Dian Sastrowardoyo, serta diperkuat oleh akting Ali Fikry dan Ringgo Agus Rahman.
Adapun film ‘Esok Tanpa Ibu’ sebelumnya telah diumumkan sebagai salah satu karya yang lolos berkompetisi di Busan International Film Festival (BIFF) 2025.
Proyek ambisius ini merupakan kerja sama kreatif antara para pembuat film dari Indonesia, Singapura, dan Malaysia, menjadikannya simbol kolaborasi Asia Tenggara yang semakin solid. Berikut ini sinopsisnya!
Melansir IMDb, film ‘Esok Tanpa Ibu’ mengisahkan Rama, remaja 16 tahun yang harus menghadapi kenyataan setelah kecelakaan tragis yang membuat ibunya koma. Dengan bantuan Kecerdasan Buatan (AI), Rama dan ayahnya mencoba menghadapi kenyataan baru mereka.
Ia kembali ‘merasakan’ kehadiran ibunya melalui sebuah jam tangan berteknologi kecerdasan buatan bernama i-BU. Perangkat pintar itu mampu menirukan suara, rutinitas, hingga sentuhan perhatian dari sang ibu yang telah tiada.
Kisah ini sekaligus memantik renungan mendalam: sampai sejauh mana teknologi bisa menggantikan sosok yang memiliki ikatan batin paling kuat dalam hidup manusia? Tunggu jawabannya saat tayang nanti.
Film ‘Esok Tanpa Ibu’ digadang-gadang mampu menarik perhatian kritikus hingga pembeli film mancanegara. Film ‘Esok Tanpa Ibu’ dijadwalkan akan tayang mulai 22 Januari 2026 mendatang.
Filmhoror terbaru produksi MVP Pictures, ‘Sengkolo: Petaka Satu Suro’, dipastikan akan menyapa penonton bioskop mulai akhir Januari 2026 mendatang. Dalam proyek ini, MVP Pictures menggandeng Deni Saputra sebagai sutradara untuk menghadirkan kisah horor bernuansa lokal yang kental dengan tradisi dan mitos Jawa.
Mengusung latar malam 1 Suro, yang dikenal sakral dan penuh pantangan, film ini menyuguhkan cerita teror mistis yang berkelindan dengan tragedi kelam di sebuah desa pesisir dengan mengganderng Aulia Sarah sebagai tokoh utamanya. Atmosfer mencekam dibangun dari kepercayaan turun-temurun, ritual, serta rahasia kelam yang perlahan terkuak.
‘Sengkolo: Petaka Satu Suro’ tidak hanya menonjolkan ketegangan dan kengerian, tetapi juga emosi mendalam serta misteri yang dekat dengan realitas masyarakat Indonesia. Berikut ini sinopsisnya!
Sebagaiman dilihat dari trailer resmi yang dirilis oleh kanal YouTube Cinema 21, film ‘Sengkolo: Petaka Satu Suro’ berlatar di desa pesisir Sukowati. Film ini mengikuti kehidupan Rahayu, seorang bidan sederhana yang hidup bersama suami dan anaknya, sembari menantikan kelahiran anak kedua.
Kehidupan tenang tersebut mendadak berubah ketika rentetan kejadian mengerikan menimpa para ibu hamil di desa itu. Petaka besar pun menghantam keluarga Rahayu, menyeretnya ke dalam duka mendalam. Ketegangan kian meningkat saat adiknya, Ratih, kembali ke desa dan justru menjadi saksi berbagai peristiwa janggal yang terus bereskalasi.
Menjelang malam 1 Suro, suasana mencapai titik paling mencekam, memaksa Rahayu berhadapan langsung dengan ancaman supranatural yang mengintai keselamatan keluarganya.
Selain Aulia Sarah, film ini turut dibintangi oleh Agla Artalidia, Dimas Aditya, Cindy Nirmala, Sharon Jovian, Diaz Ardiawan, Ence Bagus, Annisa Hertami, serta sejumlah aktor lainnya.
Dengan kombinasi cerita lokal, horor mistis, dan drama emosional, film ‘Sengkolo: Petaka Satu Suro’ siap menjadi salah satu filmhoror Indonesia yang paling dinanti dan tayang mulai 22 Januari 2026 mendatang.
Dua rumah produksi besar, Rapi Films dan Sky Media, kembali menghadirkan proyek layar lebar terbaru yaitu film berjudul ‘Sebelum Dijemput Nenek’. Film bergenre horor komedi ini bakal hadir di bioskop Indonesia pada Januari 2026.
Digarap oleh sutradara Fajar Martha Santosa, penggarap ‘Pertaruhan Season 2’ dan ‘Zona Merah’ film ini bakal dibintangi oleh aktor muda Tanah Air, Angga Yunanda. Jajaran pemain yang memperkuat film ini di antaranya Dodit Mulyanto, Oki Rengga, Wavi Zihan dan Nopek Novian.
Salah satu inti film ini adalah pentingnya hubungan antar-generasi. Ia mengingatkan bahwa di balik kesuksesan atau kesibukan seseorang, ada sosok-sosok tua yang dulu menjadi tempat pulang, tempat belajar, dan tempat dimengerti.
Teaser poster dan trailerfilm ‘Sebelum Dijemput Nenek’ telah dirilis dan bisa dilihat di kanal YouTube Rapi FIlms. Berikut ini deskripsi cerita singkatnya!
Deskripsi Cerita Singkat Film ‘Sebelum Dijemput Nenek’
Sebagaimana dilihat dari trailer yang dirilis oleh kanal YouTube Rapi Films, film ‘Sebelum Dijemput Nenek’ membuka kisahnya dengan potret kehidupan seorang pemuda yang terjebak dalam padatnya rutinitas kota.
Setelah sekian lama tak pulang, ia terpaksa kembali ke desa untuk menemui neneknya yang sudah renta. Pertemuan ini menjadi titik balik: rasa canggung perlahan luruh ketika sang nenek membuka kembali lembaran kenangan yang nyaris ia lupakan.
Setibanya di kampung, suasana sederhana dan senyum lembut nenek memunculkan kembali emosi lama yang pernah ia abaikan. Dari obrolan-obrolan kecil yang penuh nostalgia, terbuka pula kisah hidup sang nenek, kisah yang sarat perjuangan dan pengorbanan, namun selama ini tak pernah benar-benar ia pahami.
Lewat cerita dan nasihat nenek, penonton diajak menyadari bahwa pengalaman generasi tua bukan sekadar masa lalu, melainkan fondasi yang membentuk siapa kita hari ini. Filmhoror komedi ‘Sebelum Dijemput Nenek’ bakal tayang di bioskop mulai 22 Januari 2026 mendatang.
Dari horor mencekam yang berakar pada kepercayaan lokal, drama keluarga yang menyayat perasaan, hingga romansa dan komedi yang dibalut nilai kehidupan, semua film ini hadir untuk membuka tahun baru dengan pengalaman sinematik yang berkesan. Tinggal pilih kisah yang paling menggugah hati, dan bersiaplah menyambut tahun baru bersama cerita-cerita terbaik dari negeri sendiri. Selamat menantikan!