Kolase poster resmi film luar terbaru yang tayang bulan November 2025, (Foto: Akhmad Baihaqi Arsyad/Erakini/Photoeditor/IMDb).
JAKARTA, (ERAKINI) - Bulan November 2025 tampaknya akan menjadi momen paling panas bagi para pecinta film internasional. Deretan film besar dari berbagai genre, di antaranya aksi, thriller, drama, hingga komedi keluarga, siap memanjakan penonton di bioskop dan platform digital.
Dari kebangkitan kembali legenda Robin Hood, adrenalin tinggi di Cottonmouth dan Predator: Badlands, hingga sisi emosional Jennifer Lawrence dalam Die My Love, bulan ini benar-benar menjadi ladang emas perfilman dunia.
Berikut ini daftar lengkap 17 film luar terbaru yang tayang sepanjang November 2025, lengkap dengan sinopsis dan tanggal rilisnya. Siapkan kalendermu, karena bulan ini kamu tidak akan kehabisan tontonan epik!
Kisah legendaris Robin Hood kembali hadir dalam balutan serial baru produksi MGM+ yang’ akan resmi tayang pada awal November 2025 mendatang.
Mengusung sentuhan modern namun tetap setia pada nuansa klasik, serial ini menjanjikan kombinasi antara aksi, intrik politik, dan drama karakter yang lebih mendalam.
Disutradarai dan ditulis oleh John Glenn serta Jonathan English, serial ini akan menyajikan narasi kompleks tentang rakyat tertindas yang bangkit melawan penguasa korup. Visual Inggris abad pertengahan digambarkan secara detail dan atmosferik, memperkuat kesan perjuangan yang heroik sekaligus manusiawi.
Trailer perdana yang dirilis baru-baru ini langsung mencuri perhatian. Meskipun berdurasi singkat, cuplikan tersebut menyuguhkan adegan-adegan intens yang memperkenalkan karakter utama serta atmosfer gelap khas Inggris abad pertengahan.
Jack Patten dipercaya untuk memerankan Robin ‘Rob’ Hood dalam film ini. Sementara Lauren McQueen tampil sebagai Lady Marian, seorang bangsawan Norman yang memilih untuk melawan dari dalam sistem kekuasaan.
Berbeda dari versi-versi sebelumnya, Marian di sini digambarkan aktif berperan sebagai informan dan perencana taktis yang turut memperkuat perjuangan Robin dari balik tembok istana. Aliansi keduanya memberikan sudut pandang ganda terhadap perlawanan — dari dalam dan luar istana.
Tokoh antagonis utama, Sheriff of Nottingham, diperankan oleh aktor kawakan Sean Bean, yang dikenal berkat peran-peran kuat dan berkarisma dalam sejumlah produksi besar. Kehadirannya memberikan bobot dramatis tersendiri terhadap konflik antara Robin dan para penguasa lalim.
Kemudian, karakter baru seperti Priscilla of Nottingham (diperankan oleh Lydia Peckham) menambah dinamika cerita dengan narasi segar dan perspektif yang belum banyak diangkat dalam adaptasi sebelumnya.
Serial ini juga didukung oleh jajaran aktor pendukung berbakat: Steven Waddington sebagai Earl of Huntington, Marcus Fraser sebagai Little John, Angus Castle-Doughty sebagai Friar Tuck, Henry Rowley sebagai Will dan Connie Nielsen sebagai Eleanor of Aquitaine — permaisuri Raja Henry II yang diyakini akan memainkan peran besar dalam eskalasi konflik.
Disutradarai dan ditulis oleh John Glenn serta Jonathan English, serial ini akan menyajikan narasi kompleks tentang rakyat tertindas yang bangkit melawan penguasa korup. Visual Inggris abad pertengahan digambarkan secara detail dan atmosferik, memperkuat kesan perjuangan yang heroik sekaligus manusiawi.
Dengan pendekatan naratif yang lebih dalam dan visual sinematik, ‘Robin Hood’ versi MGM+ ini berpotensi menjadi salah satu serial epik paling ditunggu tahun ini.
Siapkah kamu menyaksikan transformasi terbaru dari ‘Robin Hood’? Tunggu saja tanggal tayangnya! Film ‘Robin Hood’ dijadwalkan tayang mulai 2 November 2025 mendatang.
Layar lebar kembali dihangatkan dengan kehadiran Cottonmouth, sebuah film thriller western yang memadukan kisah cinta, pengkhianatan, dan balas dendam berdarah di perbatasan Oklahoma pada tahun 1895.
Film garapan Brock Harris ini tak sekadar menampilkan duel koboi dan dentuman senjata, tetapi juga membawa napas segar dalam genre barat klasik dengan inspirasi dari karya legendaris The Count of Monte Cristo karya Alexandre Dumas, versi barat yang gelap dan menggigit.
Diproduksi oleh Cineverse, Cottonmouth menghadirkan dunia koboi yang keras di mana setiap peluru menyimpan kisah patah hati. Dalam balutan nuansa padang tandus dan aroma mesiu, film ini menyuguhkan narasi yang menegangkan tentang keadilan yang berubah menjadi dendam, dan cinta yang memicu darah tertumpah. Berikut ini sinopsisnya!
Sebagaimana dilansir dari First Showing, film ini berlatar di Oklahoma, 1895. Di tengah padang gersang dan hukum yang tajam seperti ujung pisau, Ed Dantes (Martin Sensmeier) bersiap menyambut hari paling bahagia dalam hidupnya, pernikahan dengan kekasihnya, Sophia (Alyssa Wapanatâhk). Namun kebahagiaan itu hancur dalam sekejap ketika pengkhianatan datang dari orang terdekatnya sendiri.
Frank (Jonathan Sadowski), sahabat yang ia percaya, berubah menjadi musuh bebuyutan setelah persaingan cinta merebut hati Sophia. Di sisi lain, pemilik Dunn Inn, Billy Dunn (Eric Nelsen), turut menambah bara dalam api konflik dengan mengincar Sophia dan saloon milik ibunya. Fitnah pun menjerat Ed hingga ia dijebloskan ke penjara teritorial yang kejam.
Di dalam jeruji, Ed menemukan sisi gelap dalam dirinya, ia terlahir kembali sebagai penjahat yang bertekad menuntut balas. Dengan kecerdikan dan keteguhan, ia belajar bertahan hidup di dunia kriminal sebelum melancarkan dendam yang telah membara di hatinya.
“Cinta berubah menjadi darah. Keadilan menjelma balas dendam.”— tagline Cottonmouth
Selain Martin Sensmeier dan Alyssa Wapanatâhk, film ini juga dibintangi oleh Jonathan Lipnicki, Eric Nelsen, Ron Perlman, dan Esai Morales. Visual sinematik yang tajam, nuansa kelam yang intens, serta alur penuh emosi menjadikan ‘Cottonmouth’ sebagai salah satu film western modern paling menarik tahun ini.
Cineverse menjadwalkan penayangan perdana digital (VOD) pada 4 November 2025, tepat di musim gugur, saat yang pas untuk menyaksikan drama balas dendam yang membara di tengah gurun sunyi dan jiwa-jiwa terluka.
Aura Entertainment akan segera merilis film terbarunya berjudul ‘Ice Fall’. Film bergenre aksi-thriller garapan sutradara asal Austria, Stefan Ruzowitzky, yang sebelumnya dikenal lewat film pemenang Oscar The Counterfeiters (2007) ini akan tayang di bioskop mulai awal November 2025 mendatang.
Skenario film ‘Ice Fall’ ditulis oleh Steve Isles dan George Mahaffey, serta diproduseri oleh nama-nama seperti Gary Hamilton, Ryan Hamilton, dan Ying Ye, bersama beberapa produser internasional lainnya.
Film ini dibintangi oleh sejumlah nama besar, seperti Joel Kinnaman, Danny Huston, Graham Greene, Frida Gustavsson, dan DeVaughn Nixon. Trailer resmi film ‘Ice Fall’ telah dirilis dengan menyuguhkan sejumlah adegan menegangkan.
Dengan tagline ‘Untuk Menemukan Penebusan, Kau Harus Menerobos’, film ‘Ice Fall’ menawarkan elemen survival, pengkhianatan, dan perburuan uang dalam lanskap bersalju yang dingin dan mematikan. Berikut ini sinopsisnya!
Melansir First Showing, film ‘Ice Fall’ menceritakan kisah seorang penjaga hutan muda dari suku asli Amerika yang secara tak terduga menangkap seorang pemburu gelap legendaris. Namun di balik penangkapan itu, tersimpan rahasia besar: sang pemburu tahu lokasi jatuhnya sebuah pesawat misterius di danau beku yang membawa jutaan dolar uang tunai.
Masalah semakin rumit ketika penjahat kejam dan aparat penegak hukum yang korup mulai memburu mereka. Dalam kondisi ekstrem, dua sosok yang awalnya saling curiga itu dipaksa untuk bekerja sama demi bertahan hidup dan menyelamatkan diri di atas es yang semakin mencair.
Film ini akan dirilis secara digital melalui platform Video on Demand (VOD) mulai 4 November 2025 mendatang atau tepat di musim gugur mendatang. Belum ada informasi apakah film ini akan tayang di bioskop atau platform streaming di Indonesia. Tungu informasi lebih lanjut.
Film terbaru dari jagat Predator, berjudul ‘Predator: Badlands’ akan akan mulai tayang serentak di bioskop pada awal November 2025. Film ini menjanjikan perubahan besar dalam narasi klasik Predator, bukan lagi sosok pemburu, kini ia adalah makhluk yang diburu.
Di bawah arahan Dan Trachtenberg, sosok di balik kesuksesan Prey (2022) dan 10 Cloverfield Lane, ‘Badlands’ memperkenalkan Predator baru bernama Dek, diperankan oleh Dimitrius Schuster-Koloamatangi.
Selain disutradarai oleh Trachtenberg, film ini juga diproduseri oleh John Davis, Marc Toberoff, Ben Rosenblatt, dan Brent O’Connor. Naskah ditulis oleh Patrick Aison, penulis di balik Prey, berdasarkan ide orisinal dari Trachtenberg sendiri.
Trailer resminya telah diluncurkan dan langsung menyita perhatian para penggemar aksi dan fiksi ilmiah. Berikut ini sinopsisnya!
Berbeda dari film sebelumnya, dalam film ‘Predator: Badlands’, Dek bukan datang sebagai mesin pembunuh tak terkalahkan, tetapi sebagai alien muda yang diasingkan dari klannya dan harus bertahan di planet asing yang brutal.
Dek kemudian menjalin aliansi tak terduga dengan Thia, android rusak yang diperankan oleh Elle Fanning. Bersama-sama, mereka menjelajahi dunia penuh bahaya yang menyimpan misteri mematikan dan ancaman dari segala arah.
Trailer dibuka dengan Dek yang terlempar dari pesawat dan mendarat dengan brutal di daratan asing. Suasana segera mencekam dengan narasi dari Thia yang menyatakan bahwa mereka kini berada di planet paling berbahaya di alam semesta.
Kemunculan logo Weyland-Yutani Corporation mengonfirmasi keterkaitan film ini dengan semesta Alien, menambah kedalaman dan konektivitas waralaba.
Planet yang menjadi latar utama digambarkan sebagai neraka yang hidup — tanaman beracun yang bereaksi saat disentuh, hewan predator dengan bentuk menjijikkan, dan makhluk bersayap yang menyerang dari langit. Visual menegangkan berpadu dengan suasana suram membuat film ini tampil lebih gelap dan intens dari pendahulunya.
Trailer menampilkan beragam aksi brutal nan sinematik. Dek terlihat bertarung dengan monster bertentakel, menghadapi pasukan android bersenjata canggih, hingga menggunakan senjata khas Predator seperti tombak plasma dan pedang bercahaya. Dalam salah satu adegan klimaks, Dek berkata, "Gagal berarti mati... dan aku tidak akan gagal," menutup trailer dengan aura penuh determinasi.
Alih-alih hanya menyorot kebrutalan sang Predator, Badlands mengeksplorasi sisi emosional dan perjuangan sang karakter utama. Dek digambarkan sebagai makhluk yang terbuang, bukan karena kelemahan, tapi karena tidak sesuai dengan standar kejam klannya. Hubungan antara Dek dan Thia menawarkan dinamika menarik — dari awalnya saling curiga, hingga menjadi partner dalam bertahan hidup. Catat tanggalnya! Film ‘Predator: Badlands’ dijadwalkan tayang di bioskop mulai 7 November 2025 mendatang.
Saban Films kembali menghadirkan film aksi terbaru berjudul ‘Exit Protocol’, yang dijadwalkan tayang di sejumlah bioskop Amerika Serikat serta melalui layanan Video On Demand (VOD) mulai awal November 2025.
Disutradarai oleh Shane Dax Taylor dan ditulis oleh Chad Law, film ini dibintangi oleh Scott Martin, Dolph Lundgren, Charlotte Kirk, Michael Jai White, dan beberapa aktor lainnya.
Bagi penggemar berat film aksi klasik ala ‘John Wick’ atau ‘The Mechanic’, ‘Exit Protocol’ mungkin tetap menyenangkan untuk ditonton—meski tidak menawarkan hal baru. Aksi brutal, sinematografi gelap, dan alur penuh pengkhianatan tetap menjadi daya tarik utama. Berikut ini sinopsisnya!
Film ‘Exit Protocol’ mengangkat kisah seorang pembunuh bayaran elit yang menghabiskan kariernya dengan membunuh sesama pembunuh profesional. Setelah bertahun-tahun tenggelam dalam dunia gelap yang mematikan, ia akhirnya memutuskan untuk mundur dan menjalani hidup baru.
Namun, seperti banyak kisah di genre ini, keluar dari dunia hitam bukanlah hal mudah—dan keputusannya untuk berhenti justru menjadikannya target perburuan dari jaringan pembunuh yang pernah ia layani.
Dalam pelariannya, ia terpaksa bekerja sama dengan mantan target yang sebelumnya hampir ia bunuh. Kini, keduanya menjadi pasangan yang saling bergantung untuk menghindari kematian, sambil dikejar oleh organisasi kejam yang tak mengizinkan siapa pun keluar hidup-hidup.
Film ‘Exit Protocol’ akan mulai tersedia pada 7 November 2025, melalui pemutaran terbatas di bioskop-bioskop tertentu di Amerika Serikat dan layanan streaming VOD. Belum ada konfirmasi resmi apakah film ini akan tayang di Indonesia atau platform streaming global seperti Netflix atau Amazon Prime.
Dua aktor papan atas, Jennifer Lawrence dan Robert Pattinson, menunjukkan sisi paling rapuh dan menakutkan mereka dalam film terbaru karya Lynne Ramsay, ‘Die My Love’, sebuah drama psikologis kelam yang dijadwalkan tayang di bioskop pada awal November 2025 mendatang.
Setelah mendapat sambutan hangat di Festival Film Cannes 2025, film ini akan dirilis secara global melalui platform distribusi MUBI, dengan Martin Scorsese bertindak sebagai salah satu produser eksekutif. Nama-nama besar lain seperti LaKeith Stanfield, Nick Nolte, dan Sissy Spacek turut memperkuat jajaran pemain. Naskah film ini diadaptasi dari novel tahun 2012 karya Ariana Harwicz yang dikenal karena pendekatan puitis sekaligus brutal terhadap tema kegilaan dan keputusasaan perempuan.
Teaser perdana film ini menggoda penonton tanpa sepatah kata pun. Potongan-potongan adegan yang intens dan visual yang penuh tekanan psikologis memperlihatkan Lawrence dan Pattinson dalam relasi yang tegang, penuh amarah, dan misteri. Salah satu adegan menampilkan karakter yang mengacungkan pisau, menandai atmosfer film yang mengarah pada ketegangan dan kekacauan jiwa. Berikut ini sinopsisnya!
SinopsisFilm ‘Die My Love’
“Grace, seorang penulis dan ibu muda, mulai kehilangan kendali atas kenyataan. Terisolasi di rumah tua yang sunyi di tengah Montana bersama suaminya, ia terjebak dalam spiral gangguan mental. Seiring pikirannya yang semakin tak stabil, batas antara kenyataan dan delusi pun mulai mengabur — membuat orang-orang terdekatnya cemas, takut, dan tak berdaya,” demikian sinopsis singkat film ini dilansir dari The Hollywood Reporter, Selasa (30/9/2025)
Film ‘Die My Love’menyuguhkan cerita cinta yang retak oleh gangguan jiwa. Film ini mengikuti kisah Grace, diperankan Jennifer Lawrence, seorang penulis dan ibu muda yang pindah bersama suaminya Jackson, diperankan Robert Pattinson, dari New York ke rumah warisan di kawasan pedesaan setelah kelahiran anak mereka.
Namun, kedamaian itu segera runtuh saat Grace mulai mengalami gangguan mental yang membawanya ke tepi kehancuran. Berlatar di lanskap tenang namun terisolasi, film ini perlahan menggambarkan kehancuran batin Grace, sementara Jackson menyaksikan dengan cemas tanpa bisa berbuat banyak.
Selain Jennifer Lawrence dan Robert Pattinson, film ini akan menghadirkan juga LaKeith Stanfield, Nick Nolte dan Sissy Spacek. Film ‘Die My Love’ dijadwalkan tayang di bioskop secara global mulai 7 November 2025 mendatang.
Rumah produksi Black Bear Pictures resmi mengungkap trailer perdana untuk film biografi olahraga berjudul Christy. Dalam film ini, aktris Sydney Sweeney bertransformasi total memerankan Christy Martin, sosok ikonik dunia tinju yang namanya tercatat di International Boxing Hall of Fame.
Disutradarai oleh David Michôd, yang juga menulis naskah bersama Mirrah Foulkes dari cerita asli karya Katherine Fugate, film ini melakukan pemutaran perdana di ajang Toronto International Film Festival (TIFF). Penampilan Sweeney langsung mencuri perhatian, dipuji karena aktingnya yang intens dan penuh komitmen.
Dalam wawancara dengan Variety saat penayangan perdana, Sweeney membagikan proses persiapan fisiknya yang ekstrem untuk membawakan karakter Christy Martin dengan autentik. Ia menambah bobot tubuh hingga 13 kilogram dan menjalani latihan harian bersama tim pelatih tinju, pelatih fisik, serta ahli gizi.
“Saya menjalani diet tinggi kalori, mulai dari konsumsi protein shake, suplemen, hingga roti lapis dengan selai kacang dan jeli. Karena aktivitas fisik yang sangat intens setiap hari, mempertahankan berat badan sambil menjaga kekuatan otot menjadi tantangan tersendiri,” ungkap Sweeney. Berikut ini sinopsisnya!
Melansir Variety, film ‘Christy’ menyuguhkan kisah penuh luka dan kemenangan. Film ini mengeksplorasi kisah nyata Christy Martin, yang dikenal sebagai salah satu ikon tinju wanita paling berpengaruh era 1990-an. Cerita dalam film menggali perjuangannya menghadapi diskriminasi gender, kekerasan rumah tangga, hingga pergulatan identitas seksual — menjadikan Christy bukan hanya film olahraga, tapi juga potret perjuangan perempuan melawan sistem yang menindas.
Festival TIFF menyebut Christy sebagai film yang “berani, jujur, dan emosional,” serta menampilkan “akting terbaik dalam karier Sydney Sweeney.” Film ini memberikan penghormatan yang layak terhadap sosok Martin, dengan penyutradaraan penuh empati dari Michôd.
Selain Sweeney, film ini turut dibintangi oleh sejumlah aktor ternama seperti Katy O'Brian, Merritt Wever, Ben Foster, Ethan Embry, Chad L. Coleman, Valyn Hall, Tony Cavalero, Jess Gabor, Bryan Hibbard dan Gilbert Cruz.
Kritikus film Variety, Owen Gleiberman, menyebut akting Sweeney sebagai “penampilan yang mendefinisikan karier.” Ia menyoroti kemampuan akting Sweeney yang tidak hanya meyakinkan secara fisik di atas ring, tetapi juga berhasil menggambarkan semangat juang, ketegangan emosional, dan energi mentah dari sosok Christy Martin.
“Setiap pukulannya mengandung cerita. Saat dia menjatuhkan lawannya dengan hook kiri yang ganas, dia tersenyum dengan ekspresi seperti anak kecil di hari ulang tahunnya. Sukacita itu menjadikannya sosok yang tidak terlupakan,” tulis Gleiberman.
Christy bukan sekadar drama olahraga, tetapi juga narasi inspiratif tentang keberanian dan keteguhan hati seorang perempuan yang menolak menyerah pada trauma dan tekanan sosial. Dengan pendekatan sinematik yang kuat dan akting kelas dunia, film ini diprediksi akan menjadi salah satu kandidat kuat dalam musim penghargaan. Film biopik ‘Christy’ dijadwalkan tayang mulai 7 November 2025 mendatang.Link nonton trailer film biopik ‘Christy’ bisa klik di sini!
Film aksi-komedi terbaru bertajuk ‘Playdate’ akan siap mengocok perut penonton dengan menghadirkan duet dua aktor dengan gaya humor unik Kevin James dan Alan Ritchson. Film ini akan tayang pada pertengahan November 2025 mendatang.
Kevin James, yang dikenal lewat sitkom ‘The King of Queens’ dan film box office seperti ‘Paul Blart: Mall Cop’, tampil sebagai sosok ayah polos yang terjebak dalam kekacauan. Di sisi lain, Alan Ritchson, bintang serial ‘Reacher’ dan ‘Fast & Furious 11’, berperan sebagai ayah tangguh dengan latar belakang mencurigakan. Keduanya membentuk duo unik dengan chemistry jenaka, yang menjadi daya tarik utama film ini.
Disutradarai oleh Luke Greenfield (The Girl Next Door), film ini menjanjikan perpaduan aksi absurd dan kekonyolan khas kehidupan suburban yang diangkat dari naskah karya Neil Goldman (Shrinking). Berikut ini sinopsisnya!
Melansir Deadline, film ‘Playdate’ menceritakan kisah Brian, diperankan oleh Kevin James, seorang akuntan yang baru saja kehilangan pekerjaan dan kini menjalani hari pertamanya sebagai ayah rumah tangga untuk putranya yang berusia 10 tahun.
Segalanya tampak biasa, hingga ia menerima ajakan kencan bermain dari Jeff, diperankan Alan Ritchson, ayah rumah tangga lainnya yang tampak karismatik namun menyimpan kejutan besar. Awalnya, Brian hanya berharap hari itu akan diisi dengan obrolan ringan dan sepak bola anak-anak. Tapi yang terjadi justru sebaliknya.
Tanpa sengaja, mereka terseret ke dalam konspirasi mematikan yang melibatkan sekelompok tentara bayaran bersenjata. Dari satu kekacauan ke kekacauan lain, Brian yang canggung dan tak punya kemampuan bertarung dipaksa bertahan hidup bersama Jeff, sang ayah misterius yang ternyata sangat siap menghadapi situasi ekstrem. Bayangkan perpaduan antara film keluarga, aksi brutal, dan komedi slapstick dalam satu petualangan gila!
Film ini diproduksi oleh WideAwake Pictures milik Greenfield dan Jason Benoit, berkolaborasi dengan Nickel City Pictures, A Higher Standard, dan Arcana Studios. Proyek ini juga menjadi debut bagi A Higher Standard, perusahaan penjualan internasional baru yang dipimpin mantan eksekutif Millennium, Jeffrey Greenstein.
Selain dua pemeran utamaKevin James dan Alan Ritchson, film ini juga diramaikan oleh sejumlah bintang berbakat seperti Alan Tudyk, Isla Fisher, Benjamin Pajak, Stephen Root, Hiro Kanagawa, Sarah Chalke dan Banks Pierce. Mereka akan menyemarakkan jalan cerita dengan karakter-karakter unik dan kejutan yang mengocok tawa.
Film ‘Playdate’ dijadwalkan tayang secara global pada 12 November 2025. Dengan plot yang segar, kombinasi aksi dan humor, serta dua aktor utama yang bertolak belakang namun kompak, film ini diprediksi menjadi salah satu komedi aksi paling dinanti di penghujung tahun.
Rumah produksi Goldwyn Films resmi meluncurkan trailer film terbaru mereka yang bertajuk ‘Escobank’, sebuah thriller aksi penuh intrik dan adrenalin. Film ini mengangkat kisah menegangkan sekelompok penjahat yang nekat memburu harta karun peninggalan Pablo Escobar, sang gembong narkoba legendaris, yang diyakini terkubur di jantung hutan Kolombia, tepatnya di luar wilayah Medellín.
Film ini dibintangi oleh Zohar Liba, Dana Frider, Angel Bonnani, George Iskandar, Rodrigo Poisón, dan Harlys Becerra. Di balik layar, proyek ini menjadi debut penyutradaraan layar lebar bagi Orit Sher, aktris dan pembuat film asal Israel.
Skenarionya ditulis oleh Orit Sher bersama Sharon Shaked, berdasarkan ide cerita Yaron Nativ, yang juga berperan sebagai produser utama. Posisi produser eksekutif diisi oleh Shirly Balila, Haim Yehezkel, dan Yaron Nativ sendiri. Berikut sinopsisnya!
Tagline film ini berbunyi tajam dan menggigit: “Ini bukan liburan. Jangan tertipu oleh pepohonan dan kicauan burung.” Cerita film ini berpusat pada Avi Haddad, yang dikenal dengan julukan “Pangeran Kejahatan Miami.”
Avi memimpin kelompok berisi para veteran perang, mantan narapidana, dan kriminal kelas kakap yang sama-sama terdesak kebutuhan uang. Dengan berbekal peta tua yang menunjukkan lokasi drum berisi uang tunai milik Escobar, mereka menembus hutan Medellín menuju tempat misterius yang disebut “Desa Pewaris.”
Namun, perjalanan itu segera berubah menjadi mimpi buruk. Hutan Kolombia menyimpan kisah-kisah mengerikan tentang para pencari harta sebelumnya yang tak pernah kembali. Satu per satu anggota kelompok mulai diliputi rasa takut, saling mencurigai, dan memperlihatkan wajah asli mereka yang selama ini tersembunyi di balik topeng kebersamaan.
Ketegangan semakin meningkat saat Sandy Ross, pengacara pribadi Avi yang berwajah manis namun berbahaya, bergabung dalam misi berisiko ini. Setelah kariernya hancur akibat skandal, Sandy berharap perjalanan ini menjadi kesempatan untuk menebus dirinya. Sayangnya, rahasia yang ia simpan justru menjadi ancaman paling mematikan di antara mereka—lebih berbahaya daripada hutan yang mengintai di sekeliling.
Dengan balutan aksi brutal, misteri yang menggigit, dan ketegangan psikologis yang terus meningkat, Escobank menghadirkan kisah tentang keserakahan manusia yang menuntun mereka ke ambang kehancuran. Meski beberapa pengulas menilai kualitas produksinya sederhana, film ini tetap menjanjikan drama bertempo cepat dan atmosfer yang menegangkan.
Apakah para pencari harta itu akan menemukan kekayaan Escobar, atau justru menjadi korban dari rahasia yang seharusnya tetap terkubur? Tunggu saja tanggal tayangnya! Film ‘Escobank’ akan tayang pada 14 November 2025 secara digital melalui layanan Video on Demand (VOD).
Paramount Pictures secara resmi meluncurkan trailer terbaru dari film fiksi ilmiah penuh ketegangan, ‘The Running Man’, yang disutradarai oleh sineas asal Inggris, Edgar Wright. Film ini dijadwalkan tayang perdana di layar lebar pada 14 November 2025, menyisakan waktu satu bulan menjelang penayangan globalnya.
Film ini merupakan adaptasi terbaru dari novel berjudul sama yang ditulis oleh Stephen King pada tahun 1982 di bawah nama samaran Richard Bachman. Sebelumnya, kisah ini telah diangkat ke layar lebar pada 1987 dan dibintangi oleh Arnold Schwarzenegger, yang kini dianggap sebagai salah satu film kultus bertema distopia.
Mengambil latar dunia masa depan yang dikendalikan oleh kekuasaan totaliter, The Running Man menggambarkan sebuah acara televisi sadis di mana para peserta harus bertahan hidup sambil diburu oleh para eksekutor bersenjata. Tokoh utama, Ben Richards, kali ini diperankan oleh Glen Powell, seorang pria yang nekat mengikuti permainan mematikan tersebut demi mendapatkan uang untuk menyelamatkan anaknya yang sedang sakit dan memberi masa depan yang lebih baik bagi keluarganya.
Berbeda dari versi sebelumnya, film tahun 2025 ini menjanjikan pendekatan cerita yang lebih emosional dengan nuansa visual yang lebih kelam dan realistis. Trailer barunya memperlihatkan lanskap penuh jebakan, aksi penuh adrenalin, serta dilema moral yang dihadapi sang protagonis.
Glen Powell akan tampil bersama deretan aktor dan aktris ternama, antara lain: Katy O'Brian, Daniel Ezra, Karl Glusman, Josh Brolin, Lee Pace, Jayme Lawson, Michael Cera, Emilia Jones, William H. Macy, David Zayas, Sean Hayes, dan Colman Domingo.
Cuplikan yang dirilis kali ini mendapat respons positif dari para pengamat industri dan penggemar film. Visual sinematik yang megah serta atmosfer yang mencekam menjanjikan pengalaman menonton yang intens. Banyak pihak menilai bahwa The Running Man versi baru ini merupakan adaptasi paling ambisius dari karya King sejauh ini.
Paramount mengonfirmasi bahwa film ini akan mulai tayang serentak di bioskop-bioskop seluruh dunia pada musim gugur 2025. Dengan pendekatan modern dan arahan sutradara visioner seperti Edgar Wright, The Running Man digadang-gadang menjadi salah satu rilisan terbesar tahun ini.
Film kriminal terbaru berjudul ‘King Ivory’ siap hadir di bioskop mulai pertengahan November 2025 mendatang. Film ini akan membawa penonton masuk ke dalam sisi tergelap dari krisis narkoba fentanil yang melanda Amerika Serikat, khususnya di wilayah Tulsa, Oklahoma.
Disutradarai oleh John Swab, film ‘King Ivory’ merupakan sebuah eksplorasi tajam tentang dunia kartel narkoba, mafia lokal, dan pecandu yang terjebak dalam lingkaran kecanduan mematikan. Ceritanya terinspirasi dari riset mendalam yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari petugas hukum, narapidana, migran, hingga para pengguna narkoba itu sendiri. Berikut ini sinopsisnya!
Film ‘ King Ivory’ mengikuti kisah Layne West, diperankan oleh James Badge Dale, seorang polisi yang hidupnya berubah drastis saat mengetahui bahwa putranya sendiri terjerumus dalam kecanduan fentanil, zat sintetik yang 100 kali lebih kuat dari heroin dan nyaris tidak terdeteksi di perbatasan.
Didorong oleh tragedi pribadi dan tekad untuk menyelamatkan generasi muda, West memulai penyelidikan besar yang menjerumuskannya ke dalam jaringan kejahatan lintas kelompok dan etnis.
Bersama rekannya Ty, dan agen FBI Beatty, West memburu pelaku-pelaku utama dalam jaringan peredaran fentanil, termasuk: Ramón Garza, penghubung kartel Meksiko di wilayah lokal, Holt Lightfeather, diperankan oleh Graham Greene, pemimpin kelompok Indian Brotherhood yang mengendalikan peredaran dari balik jeruji di penjara ‘Big Mac’, Oklahoma, dan Smiley Greene (Ben Foster), bos mafia Irlandia yang dibantu oleh ibunya, Ginger (Melissa Leo), dan pamannya, Mickey.
Seiring jalannya cerita, satu pelajaran penting terus terulang, perang ini bukan hanya soal menangkap pelaku, tapi soal merebut kembali masa depan generasi muda yang dijadikan target utama oleh kartel.
King Ivory menyajikan lebih dari sekadar ketegangan ala film polisi. Film ini juga menyuguhkan potret sosial yang kompleks, menggambarkan bagaimana fentanil telah merusak kehidupan dari berbagai kalangan, baik sebagai pelaku, korban, maupun keluarga yang harus menanggung akibatnya.
Dengan atmosfer kelam dan pendekatan realistis, film ini menggabungkan elemen police procedural, drama keluarga, dan thriller kriminal, membuatnya relevan di tengah meningkatnya krisis opioid yang menjadi perhatian global. Bagaimana kelengkapan kisahnya? Tunggu saja tanggal tayangnya! Film ‘King Ivory’ dijadwalkan akan tayang milai 14 November 2025 mendatang.
Film thriller misteri berjudul ‘Murder At The Embassy’ siap menggebrak layar lebar dan platform digital mulai pertengahan November 2025 mendatang.
Film ini menghadirkan deretan pemeran ternama seperti Mischa Barton, Mido Hamada, Antonia Bernath, Nell Barlow, Kojo Attah, Raha Rahbari, dan Richard Dillane. Tersedia di bioskop, layanan On Demand, serta digital streaming.
Disutradarai oleh Stephen Shimek, film ’Murder At The Embassy’ merupakan sekuel dari film Invitation to a Murder (2023), dengan Mischa Barton kembali memerankan detektif swasta Miranda Green. Berikut ini sinopsisnya!
Cerita berpusat pada seorang detektif swasta yang ditugaskan untuk mengungkap misteri pembunuhan di Kedutaan Besar Inggris yang berlokasi di Kairo, Mesir. Berlatar belakang pada tahun 1934, Miranda menerima tugas untuk menyelidiki sebuah kasus pembunuhan misterius yang terjadi di dalam Kedutaan Besar Inggris — tempat yang selama ini dianggap tak tergoyahkan.
Meski kedutaan tersebut dikenal sangat aman dan tertutup, sang penyidik menemukan adanya kejahatan lain yang jauh lebih berbahaya dan berpotensi memicu konflik internasional. Setiap orang yang berada di dalam gedung kedutaan menjadi tersangka, namun ancaman terbesar justru bersembunyi di balik layar. Film ini dijamin akan membuat penonton terus menebak siapa pelaku sebenarnya sampai adegan terakhir.
Dalam penyelidikannya, Miranda menemukan fakta mengejutkan: selain pembunuhan, sebuah dokumen rahasia penting juga hilang dicuri. Dokumen ini bukan sembarang berkas, melainkan berisi informasi yang bisa mengancam keamanan Istana Buckingham sekaligus merusak perdamaian dunia.
Setiap orang yang ada di dalam kedutaan menjadi tersangka, termasuk seorang fotografer asal Amerika, mahasiswa dari Inggris, seorang aktris Amerika, petugas keamanan lokal Mesir, penerjemah duta besar, tukang kebun Mesir, bahkan sang Duta Besar sendiri.
Penyidikan membawa Miranda pada sebuah jaringan konspirasi besar yang melibatkan kelompok rahasia Nazi yang menyusup ke dalam kedutaan. Komplotan ini berusaha memicu perang dunia baru dengan cara tersembunyi. Miranda harus mengungkap kekuatan gelap yang bersembunyi di balik kasus pembunuhan ini sebelum terlambat.
Bagaimana kelengkapan kisahnya? Tunggu saja tanggal tayangnya! Film ’Murder At The Embassy’ akan dirilis resmi pada 14 November 2025 dan dapat disaksikan di bioskop, layanan On Demand, serta platform digital pilihan.
Studio Lionsgate akhirnya merilis trailer resmi untuk film ketiga dari waralaba Now You See Me, yang kali ini mengusung judul ‘Now You See Me: Now You Don’t’. Film penuh aksi, trik sulap, dan ketegangan ini dijadwalkan menghiasi layar lebar pada pertengahan November 2025 mendatang.
Masih setia pada formula khasnya, sekuel ini menyajikan perpaduan eksplosif antara perampokan besar-besaran dan dunia ilusi, dengan menghadirkan kembali para pemain utama yang telah membintangi dua film sebelumnya.
Jesse Eisenberg kembali memerankan J. Daniel Atlas, sang ilusionis jenius sekaligus pemimpin grup ikonik The Four Horsemen. Woody Harrelson tampil lagi sebagai mentalais Merritt McKinney, bersama Dave Franco sebagai Jack Wilder, dan Isla Fisher sebagai Henley Reeves.
Sementara itu, Mark Ruffalo kembali menghidupkan karakter Dylan Rhodes, mantan agen FBI dengan agenda tersembunyi. Morgan Freeman juga hadir lagi sebagai Thaddeus Bradley, tokoh misterius yang selama ini dikenal sebagai pengungkap rahasia para pesulap.
Yang membuat film ini semakin menarik adalah hadirnya sejumlah karakter baru yang memperluas semesta cerita. Rosamund Pike memerankan Veronika Vanderberg, sosok pewaris kerajaan berlian yang terlibat dalam berbagai aktivitas gelap seperti perdagangan senjata dan manusia. Generasi baru ilusionis pun diperkenalkan, diperankan oleh Justice Smith, Ariana Greenblatt, dan Dominic Sessa, yang ikut terlibat dalam misi besar bersama The Four Horsemen.
Dalam film ini, para pesulap elit ini tak hanya dihadapkan pada pertunjukan ilusi yang luar biasa, tetapi juga dipaksa untuk menghadapi dunia sihir bawah tanah yang penuh konspirasi dan pengkhianatan. Dengan bantuan Thaddeus, dua generasi penyihir harus menyatukan kekuatan untuk menumbangkan musuh yang licik dan berpengaruh besar di panggung kriminal internasional.
‘Now You See Me: Now You Don’t’ menjanjikan perjalanan mendebarkan penuh ilusi, intrik, dan twist tak terduga, yang akan memperluas cakrawala dunia sulap sinematik seperti belum pernah terlihat sebelumnya. Film ‘Now You See Me: Now You Don’t’ dijadwalkan bakal tayang mulai 14 November 2025.
Film bertema Natal berjudul ‘A Very Jonas Christmas’ akan segera hadir di platform Disney+ pada musim liburan tahun 2025. Film bergenre komedi ini akan dibintangi oleh trio Jonas Brothers.
Trailer resmi perdana dari film ini telah dirilis oleh Disney Branded Television dan 20th Television, menampilkan nuansa petualangan penuh tawa dan semangat keluarga. Film ini digarap oleh sutradara peraih Emmy® dan Academy Award®, Jessica Yu, yang dikenal melalui karyanya di ‘Quiz Lady’ dan ‘This Is Us’.
Ketiga Jonas Brothers juga bertindak sebagai produser bersama Isaac Aptaker dan Elizabeth Berger (Love, Simon, This Is Us), Adam Fishbach, Spencer Berman, dan Scott Morgan. Deretan bintang yang turut meramaikan film antara lain Billie Lourd (sebagai Cassidy), Laverne Cox (Stacy), KJ Apa (Gene), Andrew Barth Feldman (Ethan), Andrea Martin (Deb), Randall Park (Brad), dan Jesse Tyler Ferguson yang memerankan tokoh Santa Claus.
Tak hanya itu, musisi Kenny G dan Justin Tranter juga akan tampil sebagai diri mereka sendiri, sementara Chloe Bennet turut berperan sebagai Lucy. Keluarga Jonas sendiri akan tampil dalam beberapa adegan kejutan yang memperkuat nuansa kekeluargaan dalam cerita. Berikut ini sinopsisnya!
Melansir Heyuguys, dalam film ‘A Very Jonas Christmas’, Kevin, Joe, dan Nick Jonas berperan sebagai diri mereka sendiri. Cerita berpusat pada perjuangan mereka menembus berbagai hambatan dan kekacauan perjalanan dari London ke New York, dengan tujuan utama: merayakan Natal bersama orang-orang tercinta.
Sepanjang perjalanan, mereka dihadapkan pada situasi-situasi tak terduga, kemunculan selebritas sebagai cameo, serta momen-momen mengharukan yang mengisi petualangan penuh warna ini.
Dalam kisahnya, Jonas bersaudara harus melewati serangkaian tantangan yang semakin kompleks dan lucu demi bisa pulang tepat waktu untuk Natal. Film ini dijanjikan akan menghadirkan kombinasi unik antara humor slapstick, momen emosional, dan energi khas dari para personel Jonas Brothers. Bagaimana kelengkapan kisahnya? Tunggu saja tanggal tayangnya!
Sebagai pelengkap, film ‘A Very Jonas Christmas’ juga akan menampilkan lagu-lagu orisinal hasil karya Justin Tranter, menjadikannya suguhan spesial yang tak hanya menghibur secara visual, tetapi juga menyentuh secara musikal. Film ini dijadwalkan tayang secara global mulai 14 November 2025, termasuk di layanan streaming Disney+ di berbagai negara.
Setelah kesuksesan fenomenal film 'The Family Plan' yang mencatat rekor penonton terbanyak di Apple TV+ pada 2023, kini Apple TV+ resmi mengumumkan kelanjutan kisahnya melalui sekuel bertajuk 'The Family Plan 2'.
Film ini dijadwalka tayangan perdana eksklusif di platform streaming tersebut pada akhir November 2025 atau beberapa hari sebelum libur Thanksgiving, menjadikannya suguhan utama bertema liburan tahun ini.
Apple TV+ telah merilis cuplikan gambar perdana serta sinopsis resmi pada Kamis, 9 Oktober, menandai kembalinya Dan Morgan (Mark Wahlberg), mantan pembunuh bayaran yang berjuang menjalani kehidupan biasa bersama keluarganya.
Namun, upaya melupakan masa lalu kelamnya kembali terguncang saat liburan mereka ke Eropa berubah menjadi misi penyelamatan yang mendebarkan. Berikut ini sinopsisnya!
Melansir Screen Rant, film 'The Family Plan 2' mengikuti kisah saat seorang mantan agen rahasia tiba-tiba diserang, ia terpaksa membawa istri dan anak-anaknya kabur demi keselamatan. Dalam pelarian yang membawa mereka melintasi berbagai negara, sang ayah harus menghadapi masa lalu yang tak pernah benar-benar hilang, termasuk musuh-musuh lamanya yang kini siap menghancurkan segalanya. Pertarungan klimaks di Las Vegas menjadi penentuan antara keluarga atau kehancuran.Layanan streaming film online
Tak hanya Wahlberg dan Monaghan yang kembali memerankan pasangan suami-istri penuh rahasia, film ini juga menampilkan aktor ternama Kit Harington dalam peran misterius. Bergabung bersama mereka adalah Zoe Colletti, Van Crosby, Peter Lindsey, Theodore Lindsey, dan Reda Elazoura. Kursi sutradara kembali ditempati oleh Simon Cellan Jones, yang sukses mengarahkan film pertamanya.
Tahun 2025 menjadi tahun sibuk bagi Wahlberg, yang juga tampil dalam film Flight Risk dan Play Dirty. Sementara itu, Michelle Monaghan baru saja menyelesaikan pengambilan gambar untuk musim ketiga serial populer The White Lotus, dan Kit Harington terakhir terlihat dalam serial Netflix Too Much. Pastikan Anda sudah berlangganan Apple TV+ untuk menyaksikan aksi Wahlberg cs saat 'The Family Plan 2' tayang perdana 21 November 2025.
Setelah sukses mencuri perhatian dunia lewat film aksi ‘Sisu’ pada tahun 2023, sang pria yang tak bisa mati kembali dalam sekuel penuh adrenalin berjudul ‘Sisu: Road to Revenge’.
Film ini kembali digarap oleh sutradara dan penulis asal Finlandia, Jalmari Helander, yang kali ini menjanjikan aksi yang lebih ekstrem, emosional, dan mendalam.
Helander, dalam wawancara eksklusif dengan IGN, menyatakan bahwa dirinya ingin menciptakan sekuel yang tidak hanya menyamai, tetapi melampaui kesuksesan film pertama.
“Saya bangga dengan ‘Sisu’ yang pertama, tapi saya tahu kami harus naik level. Dalam film kedua ini, kami mengulik lebih jauh latar belakang tokoh utama, meningkatkan intensitas emosional, dan tentu saja, memperbesar skala aksinya!” katanya.
Berikut ini sinopsisnya!
Melansir IGN, film ‘Sisu: Road to Revenge’ masih dibintangi Jorma Tommila sebagai Aatami Korpi, film ini berlatar pasca-Perang Dunia II. Aatami kembali ke tanah air hanya untuk menemukan rumah dan keluarganya telah dihancurkan secara keji oleh Tentara Merah.
Tak tinggal diam, ia membongkar sisa rumahnya, mengangkutnya dengan truk, dan memutuskan membangun kembali kehidupannya di tempat yang lebih aman sebagai penghormatan terakhir.
Namun, kedamaian itu tak berlangsung lama. Sang dalang pembantaian, Komandan Yeagor (Stephen Lang, aktor kawakan dari ‘Don't Breathe’), kembali dengan niat menyelesaikan misinya. Perburuan brutal pun dimulai, membawa penonton pada perjalanan lintas wilayah yang penuh ketegangan dan aksi mematikan.
Film ini tak hanya menyuguhkan kekerasan bergaya over-the-top, tapi juga mengemas emosi dan lanskap sinematik yang menakjubkan. Helander menyebut bahwa kombinasi suara atmosferik, sinematografi megah, dan adegan kejar-kejaran gila membuat film ini wajib ditonton di layar lebar.
Selain Jorma Tommila dan Stephen Lang, film ini menampilkan jajaran aktor kuat, termasuk Richard Brake dan Jalmari Helander. Film ‘Sisu: Road to Revenge’ akan resmi tayang di bioskop pada 21 November 2025 mendatang.
Film aksi terbaru yang dibintangi Kate Beckinsale berjudul ‘Wildcat’ siap memacu adrenalin para penonton ketika resmi tayang pada 25 November 2025 di bioskop dan layanan digital.
Melansir Action-Flix, proyek ini sebelumnya dikenal dengan judul Lioness, namun mengalami pergantian nama demi menghindari kebingungan dengan serial aksi militer milik Paramount Plus berjudul sama garapan Taylor Sheridan, yang dibintangi Zoe Saldana.
Pergantian judul ini tidak mengubah esensi film yang tetap menjanjikan aksi intens dan ketegangan tanpa jeda. Film ‘Wildcat’ menghadirkan Beckinsale dalam performa terbaiknya sebagai pemimpin operasi rahasia yang harus menghadapi misi paling berbahaya dalam hidupnya.
Disutradarai oleh James Nunn, sosok di balik film beroktan tinggi seperti One Shot, One More Shot, dan Eliminators, film ini turut menampilkan aktor laga muda Lewis Tan (Mortal Kombat, Safe House).
Keduanya akan beradu peran dalam kisah tentang sekelompok mantan agen operasi hitam yang melakukan perampokan berisiko tinggi untuk menyelamatkan putri berusia delapan tahun dari pemimpin mereka.
Selain Beckinsale dan Tan, deretan pemeran pendukung yang memperkuat film ini antara lain Alice Krige, Rasmus Hardiker, Tom Bennett, Matt Willis, Bailey Patrick, dan Roxy Striar. Skenario film ditulis oleh Dominic Burns, yang sebelumnya dikenal lewat karya Madness In The Method.
Dalam ‘Wildcat’, Beckinsale tampil dengan gaya khasnya—dingin, tangguh, namun tetap memancarkan sisi emosional sebagai seorang ibu yang rela menantang maut. Sementara itu, Lewis Tan membawa energi baru dengan gaya bertarung cepat dan brutal yang siap memikat penggemar film aksi modern.
Poster terbaru yang baru saja dirilis menampilkan Beckinsale dalam pose siap tempur, memegang senjata dengan latar penuh percikan api—menegaskan bahwa Wildcat bukan sekadar film laga biasa, melainkan perpaduan ketegangan emosional dan aksi eksplosif yang penuh gaya.
Dengan reputasi sutradara yang gemar menampilkan adegan laga dalam satu pengambilan gambar (one shot) dan kemampuan Beckinsale menghidupkan karakter tangguh, Wildcat diprediksi menjadi salah satu film aksi paling panas di penghujung tahun ini. Bersiaplah, film ‘Wildcat’ akan tayang di bioskop dan digital pada 25 November 2025 mendatang.
Dari kisah heroik hingga psikologis, dari tawa hingga darah, setiap minggu membawa petualangan baru yang siap memacu adrenalin penonton di seluruh dunia. Apakah siap menghabiskan November-mu di bioskop dan layanan streaming?