Dijamin Uang Tak Habis-habis, Berikut Amalan Jumat Terakhir Bulan Rajab
Abdul Rahman Ahdori
Sebagian hadits yang diriwayatkan ad-Dailami menerangkan bahwa Rajab adalah bulan Allah (syahrullah). Karena itu, ketika Nabi Muhammad SAW melihat hilal bulan Rajab, beliau langsung berdoa:
“Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban dan pertemukanlah kami dengan bulan Ramadhan” (HR Ahmad, al-Muttaqi al-Hindi dan lainnya).
Tidak hanya berdoa, Nabi Muhammad SAW memerintahkan salah satu sahabatnya untuk berpuasa di bulan Rajab dan bulan mulia lainnya. Hadits ini sebagaimana diriwayatkan Abu Daud, Ibnu Majah dan lainnya.
Sementara itu, para ulama memandang bahwa selain berpuasa dan berdoa, masyarakat dapat melakukan amalan dan ritual keagamaan lainnya tepat di bulan Rajab. Salah satu amalan tersebut yakni amalan di Jumat terakhir bulan Rajab. Banyak habaib dan kiai mengijazahkan amalan ini.
Salah seorang yang mendapat ijazah langsung dari Sulthanul Ulama Yaman al-Mukarram al-Syekh al-Habib Salim bin Abdullah al-Syathiri yaitu Dewan Pembina Pesantren Geyongan Cirebon, Ustadz Muhammad Mubasysyarum Bih.
Berikut ini amalannya:
أَحْمَدُ رَسُوْلُ اللهِ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ

















