Doa Sebelum Berangkat ke Tanah Suci
Abdul Rahman Ahdori
Ibadah haji adalah perjalanan suci yang membutuhkan banyak tenaga, biaya dan waktu untuk mengerjakan rukun, fardhu dan sunnah-sunnahnya. Hal ini agar calon jemaah haji diberikan kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dari mulai berangkat dari rumah, beribadah di Tanah Suci, dan kembali lagi ke kampung halaman, hendaknya melakukan amalan dan doa sebelum bepergian.
KH Ishomudin seperti dikutip dari kemenag.go.id, Selasa (28/5/2024) mengatakan, Imam Ibnu Hajar al-Haitami dalam kitab "Hasyiyah 'ala Syarah al-Idhah fi Manasik al-Hajji wal Umrah" menjelaskan bahwa ibadah haji merupakan perjalanan yang tidak ringan (syiddatus-safar). Alasan ini menjadi pertimbangan bahwa umat Islam yang hendak berangkat haji dari rumah masing-masing perlu mengamalkan amalan dan doa berikut ini.
Pertama, kerjakanlah salat Safar sebanyak dua rekaat. Sesudah bacaan surat Al-Fatihah, pada rekaat pertama dibaca surat Al-Kafirun, dan pada rekaat kedua dibaca surat al-ikhlas.
Kedua, sebelum berpamitan kepada orang-orang yang berada di dekatnya, hendaknya calon jemaah haji berdzikir dan berdoa dengan harapan diberikan kenyamanan dan keselamatan selama perjalanan.
Dzikir dan doa dapat dilakukan oleh calon haji yang bersangkutan maupun dipandu oleh tokoh agama yang diundang. Sebaliknya dzikir dan doa ini dilakukan calon jemaah haji dalam posisi di luar rumah dan di-amin-kan oleh para pengantarnya.
Adapun tata cara dzikir dan doa dalam teks Latin dan Arab, yang dibaca saat pelepasan haji adalah sebagai berikut:
1. Membaca Surat Al Ikhlas 3x
2. Membaca Surat Al Falaq 1x
3. Membaca Surat An-Nas 1x

















