Doa Mensyukuri Kemerdekaan
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) – Bangsa Indonesia pada Minggu (17/8/2025) merayakan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Momen ini mengingatkan kembali pada sejarah proklamasi yang dibacakan oleh Ir Soekarno dan Mohammad Hatta pada 17 Agustus 1945, setelah ratusan tahun lamanya rakyat Indonesia mengalami penjajahan.
Bagi masyarakat Indonesia, mensyukuri nikmat kemerdekaan sama halnya dengan bersyukur atas anugerah lingkungan dan tempat tinggal yang aman, nyaman, serta memungkinkan hidup berdampingan bersama orang-orang tercinta.
Dalam ajaran Islam, mensyukuri nikmat merupakan kunci kehidupan yang tidak boleh ditinggalkan. Rasa syukur merupakan kewajiban sebagaimana firman Allah Swt dalam Al-Qur’an Surat Ibrahim ayat 7:
لَئِنْ شَكَرْتُمْ لاَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
Artinya: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.”
Sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat kemerdekaan, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa. Salah satu doa yang bisa diamalkan ialah doa yang terdapat dalam Al-Qur’an Surat An-Naml ayat 19:
رَبِّ أَوْزِعْنِىٓ أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ ٱلَّتِىٓ أَنْعَمْتَ عَلَىَّ وَعَلَىٰ وٰلِدَىَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صٰلِحًا تَرْضَىٰهُ وَأَدْخِلْنِى بِرَحْمَتِكَ فِى عِبَادِكَ ٱلصّٰلِحِينَ

















