Doa Perlindungan dari Ancaman Pembunuhan
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Situasi nasional belakangan ini kian memanas. Aksi unjuk rasa masyarakat yang awalnya bertujuan menyuarakan aspirasi terkait tunjangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), berubah menjadi tindakan anarkis.
Sejumlah fasilitas publik, termasuk markas kepolisian, dibakar massa. Bahkan, rumah milik anggota DPR ikut menjadi sasaran penjarahan.
Di tengah kondisi tersebut, beredar kabar bahwa beberapa warga yang menyampaikan pendapat soal kondisi masyarakat mendapat ancaman dari pihak tertentu. Hal ini menambah kekhawatiran publik yang mulai merasa takut terhadap eskalasi kekerasan.
Sebagai umat Islam, doa menjadi salah satu bentuk ikhtiar untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT. Salah satu doa yang diajarkan Rasulullah SAW untuk memohon keselamatan dari berbagai ancaman adalah sebagai berikut:
اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْهَدْمِ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنَ التَّرَدِّيْ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْغَرَقِ وَالْحَرِيْقِ وَأَعُوْذُ بِكَ أَنْ يَتَخَبَّطَنِي الشَّيْطَانُ عِنْدَ الْمَوْتِ وَأَعُوْذُ بِكَ أَنْ أَمُوْتَ فِيْ سَبِيْلِكَ مُدْبِرًا وَأَعُوْذُ بِكَ أَنْ أَمُوْتَ لَدِيْغًا
Allâhumma innî a‘ûdzu bika minal hadmi, wa a‘ûdzu bika minat taraddî, wa a‘ûdzu bika minal gharqi wal ḫarîqi, wa a‘ûdzu bika an yatakhabbathanîsy syaithânu ‘indal mauti, wa a‘ûdzu bika an amûta fî sabîlika mudbiran, wa a‘ûdzu bika an amûta ladîghan.
Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari tertimpa reruntuhan. Aku berlindung kepada-Mu dari jatuh dari tempat yang tinggi. Aku berlindung kepada-Mu dari tenggelam dan kebakaran. Aku berlindung kepada-Mu dari bujuk rayu setan ketika (menjelang) kematian. Aku berlindung kepada-Mu dari mati di jalan-Mu dalam keadaan melarikan diri. Dan aku berlindung kepada-Mu dari mati karena sengatan binatang.”
















