Tanda Alam Jelang Lailatul Qadar
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Allah swt merahasiakan waktu datangnya malam Lailatul Qadar di bulan Ramadan. Tetapi, Rasulullah sendiri memberikan isyarat ketika datang malam seribu bulan tersebut.
Dilansir dari NU Online, para sahabat sempat bertanya kepada Nabi Muhammad terkait malam lailatul qadar. Hal ini sebagaimana hadist berikut:
فقد سئل رسول الله صلى الله عليه وسلم عن علاملت ليلة القدر فقال هي ليلة بلجة اي مشرقة نيرة لاحارة ولا باردة ولاسحاب فيها ولامطر ولاريح ولايرمى فيها بنجم ولاتطلع الشمس صبيحتها مشعشة
Artinya: Rasulullah SAW pernah ditanya tentang tanda-tanda lailatul qadar, maka beliau bersabda: Yaitu malam yang terang dan bercahaya, udaranya tidak panas dan tidak dingin, tidak ada mendung tidak ada hujan, tidak ada gerak angin dan tidak ada bintang yang dilempar. Paginya matahari terbit dengan terang tapi tidak terlalu memancar.
Salah satu tanda alamnya malam lailatul qadar yaitu saat Ramadan sudah memasuki hari-hari terakhir, terutama pada 10 hari terakhir Ramadan. Hal ini dibuktikan sendiri oleh Aisyah dan disampaikan melalui haditsnya:

















