Imsak Tanda Masuk Waktu Puasa? Begini Ketentuannya dalam Islam
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Umat Islam di berbagai belahan sedang menjalankan puasa Ramadan 1446 H. Salah satu hal yang harus diperhatikan adalah masuknya waktu imsak setelah makan sahur.
Di Indonesia, waktu imsak biasanya selalu diingatkan para pengurus melalui pengeras suara. Mengapa hal itu penting dilakukan? jelas penting supaya umat Islam mengetahui waktunya imsak.
Menurut penjelasan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) imsak yaitu saat dimulainya tidak melakukan hal-hal yang membatalkan puasa, seperti makan dan minum. Imsak jgua dipahami berpantang dan menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa mulai terbit fajar sadik sampai datang waktu berbuka.
Dilansir dari Arina.id, salah satu yang menjadi dalil dari pelaksanaan imsak adalah hadits yang membahas batasan waktu imsak berikut ini:
ﻋﻦ ﺯﻳﺪ ﺑﻦ ﺛﺎﺑﺖ ﺭﺿﻲ اﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ، ﻗﺎﻝ: ﺗﺴﺤﺮﻧﺎ ﻣﻊ اﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ، ﺛﻢ ﻗﺎﻡ ﺇﻟﻰ اﻟﺼﻼﺓ، ﻗﻠﺖ: ﻛﻢ ﻛﺎﻥ ﺑﻴﻦ اﻷﺫاﻥ ﻭاﻟﺴﺤﻮﺭ؟ ﻗﺎﻝ: ﻗﺪﺭ ﺧﻤﺴﻴﻦ ﺁﻳﺔ. رواه البخاري
Artinya, “Diriwayatkan dari Zaid bin Tsabit, ia berkata: ‘Kami sahur bersama Nabi shallallahu alaihi wa sallama, lalu beliau melakukan shalat’. Saya (perawi) tanya: ‘Berapa jarak antara azan dan sahur?’ Zaid menjawab: ‘Perkiraan 50 ayat’.” (HR Al-Bukhari).
















