Kisah Mualaf Atlet Rugby Sonny Williams, Merasa Tenang Usai Memeluk Islam
Wahyono
JAKARTA, (ERAKINI) - Hidayah bisa datang kapan saja, bahkan bagi mereka yang sebelumnya hidup dalam kemaksiatan. Hal ini dialami oleh atlet rugby asal Selandia Baru, Sonny Bill Williams, yang memutuskan untuk memeluk Islam pada tahun 2009.
Sebelum menjadi mualaf, Williams dikenal sebagai sosok yang gemar berpesta, mabuk-mabukan, dan terlibat dalam berbagai kontroversi. Gaya hidupnya yang bebas juga membuatnya sering tidur dengan banyak perempuan. Namun, setelah menemukan Islam, ia merasakan ketenangan dan berubah menjadi pribadi yang lebih baik.
Williams, yang memiliki darah Samoa, mengungkapkan bahwa Islam memberinya arah hidup yang lebih jelas dan membantunya meninggalkan kebiasaan buruk yang dulu ia jalani.
Tak hanya dikenal sebagai atlet berbakat, Sonny Bill Williams juga memiliki reputasi sebagai "anak nakal." Ia pernah terlibat dalam beberapa insiden terkait alkohol, termasuk mengemudi dalam keadaan mabuk. Selain itu, ia juga sempat bermasalah dengan hukum karena melanggar aturan lalu lintas dan bahkan kedapatan buang air kecil sembarangan di tempat umum.
Keputusannya untuk masuk Islam pada tahun 2009 menjadi titik balik dalam hidupnya. Sejak saat itu, Williams mulai menjalani hidup dengan lebih disiplin, menjauhi perilaku negatif, dan fokus pada pengembangan diri serta keluarganya.
Kini, ia dikenal sebagai sosok yang religius dan aktif dalam berbagai kegiatan amal. Islam telah membimbingnya ke arah kehidupan yang lebih baik, membuktikan bahwa perubahan selalu mungkin terjadi bagi siapa saja yang mencari kebenaran.
“Saya dulu suka main perempuan, suka minum alkohol, boros dan bermewah-mewah … tapi apa yang saya dapatkan? Yang saya dapat hanya hati yang hampa,” kata Williams mengenang masa lalunya.
Tetapi setelah memeluk Islam dan menjadi seorang ayah dia kini berubah lebih baikSonny mengungkapkan butuh proses bertahun-tahun bagi dirinya untuk menemukan

















