Lafal Sujud Sahwi Dibaca saat Lupa Rakaat Salat dan Qunut
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Sujud sahwi adalah bentuk sujud tambahan yang dilakukan untuk menutupi kekurangan dalam shalat, khususnya jika seseorang lupa melaksanakan salah satu dari sunnah ab’ad. Sujud ini dilakukan sebanyak dua kali, dengan tata cara seperti sujud biasa, dan dilakukan sebelum salam penutup.
Beberapa contoh sunnah ab’ad yang jika terlupa dianjurkan melakukan sujud sahwi antara lain adalah: membaca tasyahud awal, mengucapkan shalawat pada tasyahud awal, menyebutkan shalawat atas keluarga Nabi Muhammad SAW di tasyahud akhir, serta membaca doa qunut dalam shalat Subuh dan shalat witir pada paruh kedua bulan Ramadhan.
Di samping itu, sujud sahwi juga disyariatkan bagi orang yang mengalami keraguan dalam jumlah rakaat yang telah dikerjakan. Dalam kondisi seperti itu, ia dianjurkan untuk mengambil jumlah yang lebih sedikit sebagai pegangan, kemudian mengakhiri shalatnya dengan sujud sahwi.
Adapun berikut ini lafadz sujud sahwi:
سُبْحَانَ مَنْ لَا يَنَامُ وَلَا يَسْهُوْ
Subhana man laa yanaamu walaa yashu.
Artinya, “Maha Suci Allah yang tidak tidur dan tidak lupa.”
Dilansir dari NU Online, hukum ini merujuk pada penjelasan dalam kitab Hasyiyah al-Bujairami:

















