Tata Cara Salat Idulfitri Lengkap dengan Bacaan Niat dan Artinya
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Umat Islam akan merayakan Idulfitri 1 Syawal 1446 H pada Senin 31 Maret 2025. Salah satu amaliah saat Idulfitri yaitu melaksanakan salat sunnah 2 rakaat yang dikerjakan secara berjamaah. Salat Idulfitri diutamakan dianjurkan dilaksanakan di lapangan atau di masjid.
Secara teknis, salat Idulfitri dilakukan hampir sama dengan salat-salat sunnah lainnya. Salat sunnah ini harus dikerjakan secara tertib sebagaimana amalan yang dianjurkan. Salat Idulfitri tidak disunnahkan dimulai tanpa azan dan iqamah tetapi cukup dengan menyeru "ash-shalâtu jâmi‘ah".
Syekh KHR Asnawi dalam kitab Fashalatan menjelaskan tata cara melaksanakan shalat Idul Fitri bagi seluruh umat Islam. Penjelasan ini juga termaktub di dalam kitab al-Fiqh al-Manhajî ‘ala Madzhabil Imâm asy-Syâfi‘î (juz I) karya Musthafa al-Khin, Musthafa al-Bugha, dan 'Ali asy-Asyarbaji.
Berikut tata cara salat Idul Fitri lengkap dengan amalannya, yaitu:
1. Niat Shalat Idul Fitri
Setelah berwudhu dan berzikir serta takbir secara berjamaah di masjid, umat Islam memulai shalat Idul Fitri dengan melafalkan niat. Bila menjadi makmum, pelafalan niatnya harus ditambah ma'muman, sedangkan saat menjadi imam ditambah bacaan imaaman.
أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لِلّٰهِ تَعَــالَى
Ushallî sunnatan li ‘îdil fithri rak'ataini (ma'mûman/imâman) lillahi ta'ala.
"Aku niat salat sunnah Idul Fitri dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala.”

















