Perang Buwath: Peristiwa Bersejarah di Bulan Rabiul Awal
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Bulan Rabiul Awal menjadi salah satu bulan dalam kalender Hijriah yang mencatat sejumlah peristiwa penting dalam sejarah Islam.
Salah satu peristiwa tersebut adalah Perang Buwath, yang dipimpin langsung oleh Nabi Muhammad SAW pada Rabiul Awal tahun 2 Hijriah atau sekitar 623 Masehi.
Dalam peristiwa tersebut, Rasulullah SAW memimpin sekitar 200 sahabat. Mereka bergerak menghadapi kafilah dagang Quraisy yang berjumlah sekitar 100 orang dan dipimpin Umayyah bin Khalaf.
Kafilah Quraisy tersebut membawa sekitar 2.500 ekor unta.
Mengetahui pergerakan Rasulullah SAW bersama pasukannya, rombongan Quraisy kemudian mempercepat perjalanan. Mereka memilih melewati jalur tersembunyi untuk menghindari pertemuan dengan pasukan Muslim.
Dengan demikian, Perang Buwath berakhir tanpa terjadi kontak senjata antara kedua pihak.
Menunjukkan Strategi Kepemimpinan
Meskipun tidak sampai terjadi pertempuran, Perang Buwath menjadi salah satu peristiwa yang menunjukkan keberanian dan kecakapan strategi Nabi Muhammad SAW dalam menghadapi pihak yang menjadi lawan umat Islam.
















