Hari Tasyrik Jatuh Pada 7-9 Juni 2025, Haram Berpuasa
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Hari tasyrik yang terdapat pada bulan Dzulhijjah dalam kalender hijriah jatuh pada Sabtu hingga Senin, 7-9 Juni 2025. Hal ini diketahui usai Kementerian Agama menetapkan bahwa 10 Dzulhijjah 1446 H atau Iduladha jatuh pada Jumat (6/6/2025).
Sebagaimana diketahui, dalam kalender bulan hijriyah, hari tasyrik jatuh pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. Pada tanggal-tanggal tersebut umat Islam dilarang berpuasa. Umat Islam diminta menikmati daging kurban yang telah mereka sembelih.
Dilansir dari NU Online, Syekh Zainuddin Al-Malibari dalam karyanya yang masyhur Fathul Mu’in menuturkan keharaman berpuasa pada hari tasyrik.
تتمة: يحرم الصوم في أيام التشريق والعيدين
Artinya, “Tambahan: berpuasa pada hari tasyrik dan dua hari raya hukumnya terlarang,” (Syekh Zainuddin Al-Malibari, Fathul Mu‘in dalam Hasyiyah I‘anatut Thalibin, [Daru Ihyail Kutubil Arabiyah/Isa Al-Babi Al-Halabi: tanpa tahun], juz II, halaman 273).
Sayyid Bakri menyebut secara tegas, hari tasyrik merujuk kepada tiga hari setelah 10 Dzulhijjah. Pada hari tasyrik ini kaum Muslimin tidak dibolehkan puasa.
قوله (في أيام التشريق) وهي ثلاثة أيام بعد يوم النحر ويحرم صومها


















