8 Hikmah Ibadah Haji bagi Umat Islam
Abdul Rahman Ahdori
Setiap Muslim pasti sudah mengetahui bahwa haji merupakan salah satu ibadah penting yang wajib dilaksanakan bagi mereka yang mampu. Haji termasuk rukun Islam yang ke-5 dan hanya bisa dilaksanakan di Makkah, Arab Saudi dalam waktu tertentu.
Setiap rangkaian ibadah yang dilaksanakan umat Islam dalam pelaksanaan haji jelas memiliki hikmah yang terkandung di dalamnya. Hikmah itu berkaitan dengan nilai-nilai keimanan, sejarah dan kehidupan sosial umat Islam itu sendiri.
Dikutip dari NU Online, Sayyid Bakri bin Sayyid Muhammad Syatha dalam Kitab I‘anatut Thalibin menjelaskan, ketika ditanya hikmah haji, sahabat Ibnu Abbas ra menjawab bahwa tidak ada satupun rangkaian ibadah haji kecuali di dalamnya mengandung hikmah luar biasa, nikmat yang melimpah, dan rahasia yang tidak cukup diungkapkan oleh kata-kata.
Adapun hikmah-hikmah sebagaimana dimaksud yaitu:
Pertama, hikmah sunnah mandi ihram yakni memastikan jamaah haji untuk menginjakkan kaki pada tanah bekas jejak kaki para nabi. Jamaah haji dianjurkan untuk mandi ihram terlebih dahulu untuk mendapatkan keberkahan dari jejak kaki para nabi sebagaimana keterangan Surat Al-Baqarah ayat 222.
Kedua, hikmah pakaian ihram. Manusia biasanya akan memilih pakaian tertentu bila akan bertemu sesama manusia lainnya, disesuaikan dengan berbagai situasi. Sementara Allah seakan mengatakan, “Pakaian untuk menemui-Ku berkebalikan dengan pakaian ketika menemui mereka agar Kudapat melipatgandakan ganjaran dan pahala hamba-hamba yang taat.”
Pakaian ihram mengandung hikmah agar orang menanggalkan dunia (seperti) ketika memasuki kamar mandi (untuk pembersihan) sebagaimana manusia awalnya terlahir dari rahim ibunya tanpa mengenakan pakaian. Pakaian ihram juga mirip dengan kondisi manusia pada hari hisab sebagaimana keterangan Surat An-Nisa ayat 40 dan Surat Al-An’am ayat 94.
Ketiga, hikmah talbiyah. Manusia jika dipanggil oleh pejabat atau penguasa yang terhormat di dunia, maka ia akan menjawabnya dengan talbiyah dan ucapan hangat yang baik. Apalagi seharusnya jika diseru oleh Tuhan yang maha kuasa dan maha mengetahui dan mengajaknya untuk mendekat untuk diampuni segala kesalahan dan dosanya.

















