Penjelasan Rasulullah SAW tentang Keutamaan Puasa Sunnah 6 Hari di Bulan Syawal
Abdul Rahman Ahdori
Puasa sunnah 6 hari di bulan syawal merupakan amalan yang dianjurkan oleh agama Islam. Hal ini karena memiliki keutamaan yang bisa memberikan kemaslahatan bagi setiap umat Islam yang menjalankannya. Puasa sunnah 6 hari di bulan syawal bisa dimulai sejak tanggal 2 syawal atau tepatnya 1 hari setelah Idul Fitri.
Dikutip erakini dari NU Online, kesunnahan puasa 6 hari di bulan syawal sebagaimana telah dijelaskan Nabi Muhammad saw dalam haditsnya. Beliu menegaskan bahwa orang yang berpuasa Ramadhan kemudian disambung dengan puasa enam hari Syawal, maka akan memperoleh pahala senilai puasa satu tahun, sebagai berikut:
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ وَأَتْبَعَهُ سِتَّاً مِنْ شَوَّالٍ، كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ
Artinya, “Barang siapa berpuasa Ramadhan kemudian dilanjutkan dengan enam hari dari Syawal, maka seperti pahala berpuasa setahun.” (HR Muslim).
Adapun pahala berpuasa satu tahun sebagaimana dimaksud dalam hadist di atas, sebagaimana firman Allah swt berikut,
مَن جَآءَ بِٱلۡحَسَنَةِ فَلَهُۥ عَشۡرُ أَمۡثَالِهَاۖ
Artinya, “Barangsiapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya.” (QS. Al-An’am [6]: 160)


















