Doa Ketika Mendengar Azan bagi Umat Islam
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Azan merupakan panggilan suci bagi umat Islam yang menandai masuknya waktu salat sekaligus ajakan untuk melaksanakan ibadah kepada Allah Swt. Lafal azan biasanya dikumandangkan oleh seorang muazin dari menara masjid, menjadi bagian dari syiar Islam yang mengingatkan dan mempersatukan umat dalam salat berjamaah.
Selain menjadi tanda waktu salat, azan juga memiliki nilai spiritual yang tinggi. Bagi umat Islam yang mendengarnya, disunahkan untuk menjawab lafal azan dan membaca doa setelahnya. Amalan ini termasuk adab dalam beragama yang menunjukkan penghormatan kepada Allah Swt dan Rasulullah Saw.
Salah satu doa yang dianjurkan untuk dibaca setelah mendengar azan adalah doa memohon kemuliaan bagi Nabi Muhammad Saw. Dalam sebuah hadis disebutkan:
من قال حين يسمع النداء: اللَّهُمَّ رَبِّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ وَابْعَثْهُ الْمَقَامَ الْمَحْمُوْدَ الَّذِي وَعَدْتَهُ، حلت له الشّفاعة يوم القيامة
“Barangsiapa yang berucap ketika mendengar panggilan (azan): ‘Allahumma rabbi hadzihid da’watit tammah washshalâtil qâ’imah âti muhammadan al-wasîlata wal fadlîlata wab’atshul maqâmal mahmûdal ladzî wa’adtah’ (Ya Allah, Tuhan pemilik panggilan sempurna dan salat yang didirikan ini, anugerahilah Muhammad wasilah [tempat yang luhur] dan fadhilah [keutamaan], serta bangkitkanlah dia pada kedudukan yang terpuji sebagaimana yang telah Engkau janjikan), maka ia akan mendapatkan syafaat pada hari kiamat.”
















