Jika Maju Pilkada Depok, Kaesang Dinilai Mampu Meruntuhkan Dominasi PKS
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI)-Selama empat periode sejak pemilihan langsung Wali Kota Depok, pejabat yang diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) selalu memenangi pertarungan. Dari Nur Mahmudi Ismail (periode 2006-2011 dan 2011-2016) hingga Mohammad Idris (2016-2021 dan 2021-kini).
Dominasi PKS di Kota Petir sejak Pilkada 2005 hingga pemilihan 2020, ini memang belum tergeser. Berbagai partai politik yang mengusung jagoannya selalu tumbang. Salah satu penyebabnya adalah Depok terkenal sebagai basis utama PKS. Di samping faktor lainnya adalah tokoh yang ditawarkan tak terlalu menjual.
Hadirnya wacana putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) Kaesang Pangarep yang menyatakan siap menjadi Wali Kota Depok, Jawa Barat, dinilai banyak pengamat mampu menggeser keperkasaan PKS.
Menurut Pengamat politik, Hendri Satrio, Kaesang Pangarep adalah sosok yang bisa memenangkan Pilkada Kota Depok 2024. Dia meyakini, dua dekade PKS di Kota Depok bisa runtuh apabila Kaesang serius maju menjadi Calon Walikota di Depok.
"Jadi hanya Kaesang yang bisa mengalahkan PKS," jelas Hendri belum lama ini.
Demikian pula terkait kemungkinan Kaesang menang di Kota Depok disebutnya akan semakin besar jika capres yang menang pada Pilpres 2024 adalah pilihan Jokowi.
Meskipun peluang itu ada, namun, salah satu hal yang juga perlu dikonfirmasi bahwa Kaesang benar-benar ingin maju calon walikota Depok atau tidak, mengingat apa yang disampaikan Kaeasang selama ini terlihat masih ambigu.
Hal ini bisa jadi karena Kaesang masih melekat dengan tanah kelahirannya Solo atau Yogyakarta, sehingga apabila dikaitkan dengan Depok masih dianggap terlalu jauh.
"Karena Kaesang kan justru putra daerahnya itu di Sleman dan di Solo. Sleman kan kampung istrinya. Kalau di Depok itu, dia itu mau ngetes kali ya, kan menang terus tuh di sana (Depok)," ujarnya.


















